Tolak UMP Lampung 2018, Ratusan Buruh Aksi di Depan Kantor Gubernur


RATUSAN massa yang tergabung dalam Pusat Perjuangan Rakyat Lampung (PPRL) melakukan aksi penolakan formula penatapan UMP Lampung 2018 di depan kantor gubernur Lampung Kamis pagi, 9/10/2018 | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Ratusan massa yang tergabung dalam Pusat Perjuangan Rakyat Lampung (PPRL) melakukan aksi di depan kantor gubernur Lampng Kamis pagi, 9/10/2018. Aksi ini untuk merupakan aksi penolakan Upah Minimum Provinsi (UMP) Lampung tahun 2018 yang menggunakan formula Peraturan Pemerintah (PP) nomor 78 tahun 2015.

Koordinator aksi Ronaldo Sitanggang menilai formula penetapan UMP Lampung 2018 sebesar Rp2.074.673 sangat merugikan buruh. “Karena formula itu tidak menjadikan survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL) terbaru sebagai acuan dalam penetapan UMP. Hal ini tentu membuat buruh menjerit, upahnya tidak bisa mencukupi biaya hidup, sementara harga kebutuhan pokok semakin meningkat,” kata dia dalam orasinya.

Berikut sejumlah tuntutan yang disampaikan oleh massa aksi terhadap pemerintah;

1. Cabut PP 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.
2. Tolak Penetapan UMP Lampung Tahun 2018 menggunakan formula PP Nomor 78 Tahun 2015.
3. Cabut SK Gubernur Lampung No 564 Tentang Penetapan UMP 2018
4. Tolak Politik Upah Murah, Terapkan Upah Layak Nasional.
5. Hapuskan Sistem Kerja Kontrak dan out sourcing.
6. Hapuskan Sistem Kerja Sukarela (Perbudakan Modern) di RSUDAM Lampung
7. Tolak PHK Sepihak Terhadap Crew AMT PT. Pertamina
8. Jalankan Hasil Nota Pemeriksaan Disnakertrans Lampung, Angkat Crew Awak Mobil Tangki (AMT) PT. Pertamina Sebagai Pegawai Tetap
9. Tolak Revisi UU Ketenagakerjaan
10. Hentikan Represifitas Dan Kriminalisasi Terhadap Buruh dan Gerakan Rakyat Lainnya

Baca juga Gubernur Teken UMP Lampung 2018 Rp2 Juta, Pengusaha Diminta Patuh

Laporan Imelda AstariBuruhDe


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top