Anggota DPD RI Andi Surya Minta KPK Usut Dugaan Proyek Fiktif Dinkes Tulangbawang Barat


Anggota DPD Andi Surya | ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Anggota DPD RI asal Lampung Andi Surya memberi perhatian serius atas dugaan penyimpangan anggaran berupa proyek fiktif di Dinas Kesehatan Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba).

Andi Surya menyatakan, pihaknya mendapat laporan dari masyarakat ihwal dugaan penyimpangan anggaran pembangunan dalam APBD 2016 di Dinas Kesehatan Kabupaten Tubaba. Laporan dimaksud terkait anggaran peningkatan infrastruktur puskesmas rawat jalan menjadi puskesmas perawatan Poned Pagardewa dan pembangunan rumah dinas dokter senilai Rp4.5 miliar.

“Dari hasil laporan masyarakat dan investigasi kami, kami menduga proyek tersebut fiktif,” beber Andi Surya melalui pesan WhatsApp kepada duajurai.co, Senin, 6/5/2017. “Jika dugaan ini benar tentu sangat disayangkan,” lanjutnya.

Menurut Andi, masyarakat membutuhkan layanan kesehatan maksimal dengan perawatan yang seharusnya bisa dilakukan di puskesmas. Namun, akibat penyimpangan ini, masyarakat menjadi tidak terlayani dengan baik.

“Ini sangat merugikan masyarakat yang membutuhkan pertolongan kesehatan, dan tentu juga merugikan keuangan negara,” sesal mantan anggota DPRD Lampung ini.

“Oleh karenanya, saya menghmbau pihak kejaksaan atau kepolisian agar segera melakukan penyelidikan dugaan proyek fiktif bidang kesehatan di Kabupaten Tubaba. Jangan sampai dibiarkan. Kasus ini juga menurut saya memungkinkan pihak KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) untuk melakukan investigasi karena dugaan nilai kerugian negara di atas satu miliar,” sambung Andi Surya.

Ia menjelaskan, DPD RI setiap tahun melakukan rapat-rapat terkait penyusunan RAPBN hingga menjadi APBN dengan fokus kepada dana transfer daerah. “Anggaran transfer daerah yang mencapai Rp700-an triliun se-Indonesia ini dibagi kepada pemerintah provinsi maupun kabupaten dan kota guna mendorong pertumbuhan pembangunan pdaerah. Salah satunya ada di Kabupaten Tulangbawang Barat,” tutupnya.(*)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top