Pemkab Mesuji Lampung Mantapkan Persiapan Bangun Pelabuhan Rawajitu Utara


Bupati Mesuji Khamami | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Bupati Mesuji Khamami mengatakan, pihaknya tengah mempercepat pengembangan kawasan industri. Berdasar ketetapan pemerintah pusat, pihaknya harus menyiapkan lahan minimal 50 hektare.

Selain itu, Pemkab Mesuji juga sedang memperjuangkan pembangunan pelabuhan yang nantinya terkoneksi dengan kawasan industri tersebut. “Lokasinya di Kecamatan Rawajitu Utara. Jadi, pelabuhan itu nanti (fungsinya) sama dengan Pelabuhan Bakauheni,” kata Khamami saat ditemui di Hotel Novotel, Bandar Lampung, kemarin.

Dia mengatakan, nantinya, pelabuhan itu akan digunakan untuk angkutan orang maupun barang. Selain Mesuji, pelabuhan tersebut juga digunakan warga Palembang, Jambi, Pekanbaru, Medan, dan Aceh. “Jadi, nanti mereka kalau mau ke Pulau Jawa atau Jakarta (Pelabuhan Tanjung Priok) tak perlu lagi ke Bakauheni di Lampung Selatan,” ujarnya.

Khamami melanjutkan, jarak masuk ke pelabuhan dari pintu keluar Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) sekitar 50 km. Dari Pelabuhan Mesuji ke Tanjung Priok dengan kapal memakan waktu sekitar lima jam. Jadi, nanti mobil industri tak perlu lagi melewati Kota Bandar Lampung. “Karena naik dari Rawajitu, dan turun di Tanjung Priok,” kata dia.

Menurut mantan anggota DPRD Lampung itu, syarat minimal menjadi kawasan industri, yaitu lahan 50 hektara. Kementerian Perindustrian telah mengeluarkan anggaran sebesar Rp800 juta untuk membuat Detail Engineering Design (DED). Sehingga, pihaknya terus melengkapi detail berkasnya. “Kami sangat menyambut baik dan kami akan kejar terus. Mesuji dengan dukungan pemerintah pusat dan provinsi mampu untuk mewujudkan kawasan industri terintegrasi. Kabupaten baru, tapi harus maju,” ucap Khamami.(*)

Laporan Imelda Astari


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top