Suguhkan Pemandangan Eksotis, Bukit Branti Lampung Selatan akan Jadi Destinasi Wisata Alam Baru 


PENGRAJIN kayu Mulyono dan Pemimpin Redaksi duajurai.co Juwendra Asdiansyah berpose di atas tebing Bukit Branti, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, Kamis sore, 26/10/2017 | Fitri Wahyuningsih/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kira-kira satu kilometer dari Bandara Internasional Raden Intan Lampung, tersembunyi potensi wisata alam yang tak kalah menarik. Bukit Branti, tepatnya di Desa Branti Kecamatan Natar, Lampung Selatan, merupakan calon destinasi wisata alam yang menyuguhkan tebing, danau, dan pemandangan eksotis lainnya. Pantauan duajurai.co, Kamis sore, 26/10/2017, di atas tebing, pengunjung bisa menyaksikan pemandangan sawah, gunung, hingga matahari tenggelam yang eksotis.

Lokasi wisata baru ini rencananya akan dikembangkan oleh pengusaha kayu Lampung Bara Suwardi (39). Dengan luas lokasi 10 hektare, Bara akan membagi dua zona wisata. Yakni di atas tebing untuk menyaksikan pemandangan alam dan matahari terbenam, dan di bawah tebing yang menyuguhkan pemandangan danau serta tebing dan pepohonan yang asri.

Danau dengan luas 100×30 meter tersebut, awalnya hanya dimanfaatkan tanahnya saja untuk aktivitas penimbunan saat pembangunan Bandara Internasional Raden Intan sejak 2013 lalu. Melihat potensi yang cukup baik, Bara kemudian memutuskan untuk menjadikannya sebagai objek wisata alam baru. Menurutnya, selain menjadi objek wisata, keberadaan danau tersebut juga sebagai tampungan air bagi warga sekitar.

“Danau ini juga sebagai tampungan air. Jadi sebelum ada danau ini, sumur-sumur warga kalau kemarau itu kering. Sekarang Alhamdulillah ada airnya. Ini kalau sore juga banyak burung-burung walet yang minum di sini,” kata dia kepada duajurai.co di lokasi danau, Kamis sore, 26/10/2017.

Saat ini, pengembangan masih di tahap perencanaan sembari melakukan penataan lahan seperti penanaman pohon. Bara mengatakan, pembangunan lebih lanjut akan dilakukan setelah akses jalan menuju lokasi sudah dibenahi.

“Saat ini jalan aksesnya masih underluck. Kira-kira tahun depan (2018) mungkin akan dibangun oleh pemerintah melalui dana desa. Kalau begitu, kan potensi tempat ini jadi semakin bagus,” kata dia. (*)


Komentar

Komentar

Check Also

Libur Akhir Tahun, Pulau Tegal Mas Tawarkan Paket Wisata Mulai Rp80 Ribu

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pengelola Pulau Tegal Mas menawarkan paket wisata bagi Anda yang ingin menikmati libur …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *