Baru Berdiri, Dompet Dhuafa Lampung Belum Ditargetkan Himpun Zakat


Ismail A Said, Ketua Yayasan Dompet Dhuafa Republika, diwawancarai wartawan saat tasyakuran Kantor Cabang Dompet Dhuafa Lampung di Ruang Cendana Hotel Bukit Randu, Bandar Lampung, Jumat, 27/10/2017. Dalam wawancara tersebut, Ismail menyatakan, pihaknya belum menargetkan besaran himpunan zakat Dompet Dhuafa Lampung. | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Ketua Yayasan Dompet Dhuafa Republika Ismail A Said menyatakan, pihaknya belum membuat target khusus ihwal dana yang terhimpun untuk Dompet Dhuafa Cabang Lampung. Sebab, Dompet Dhuafa Cabang Lampung belum lama berdiri.

“Kalau tahun ini kami mampu menghimpun dana zakat infak sebanyak Rp2 miliar, itu sudah cukup baik,” kata Ismail usai tasyakuran Kantor Cabang Dompet Dhuafa Lampung di Ruang Cendana Hotel Bukit Randu, Bandar Lampung, Jumat, 27/10/2017.

Dia mengatakan, pihaknya melihat bahwa di Lampung cukup banyak lembaga infak dan sedekah. Sehingga, uang pasti terbagi-bagi ke lembaga lainnya. “Namun, kami berharap, berbagai keunggulan Dompet Dhuafa ini bisa menjadi daya tarik tersendiri,” ujarnya.

Ismail melanjutkan, pihaknya tidak membawa uang yang dihimpun di daerah ke pusat. Sebaliknya, dana dari pusat dibawa ke Lampung melalui beberapa program. “Kami punya banyak program di Lampung, misal membina pertanian, peternakan, Usaha Kecil Menengah, dan lainnya,” kata dia.

Selain itu, Dompet Dhuafa tengah mengembangkan bidang wakaf, yakni rumah sakit berbasis wakaf. Rumah sakit itu berpihak kepada kaum Dhuafa. “Sampai hari ini, sudah ada lima rumah sakit di Indonesia yang kami sebut rumah sehat. Salah satunya, Rumah Sakit Aka Medika di Sribhawono, Lampung Timur,” ujarnya.

Ismail menambahkan, ruang lingkup Dompet Dhuafa terbilang luas. Selain lembaga zakat dan wakaf, ada juga lembaga kemanusian yang siap hadir ke tempat bencana, serta lembaga sosial untuk membantu masyarakat yang belum mampu memenuhi kebetuhan sendiri. “Kami juga sebagai lembaga dakwah melalui Korp Dai Dompet Dhuafa, yaitu para dai yang disiapkan untuk memenuhi kebutuhan dai, baik di dalam kota, pedalaman, bahkan luar negeri,” kata dia.(*)

Baca juga Dompet Dhuafa Republika Resmikan Kantor Cabang Kedaton Bandar Lampung

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Tangani Covid-19, Nanang Minta Dinas Kesehatan Lamsel Fokus 3 Kecamatan

KALIANDA, duajurai.co – Bupati Nanang Ermanto meminta Dinas Kesehatan Lampung Selatan untuk berkonsentrasi di tiga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *