Triwulan III 2017, Ombudsman Lampung: Pelayanan e-KTP Paling Banyak Dikeluhkan Masyarakat


Kepala Ombudsman Lampung Nur Rakhman Yusuf | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Dalam kurun Juli-September 2017, Ombudsman RI Perwakilan Lampung sudah menerima 114 laporan dari masyarakat. Dari jumlah tersebut, keluhan pada administrasi kependudukan merupakan keluhan terbanyak, yakni mencapai 49 keluhan atau mencapai 43%. Kepala Ombudsman RI Perwakilan Lampung Nur Rakhman Yusuf mengatakan, hal tersebut karena ketersediaan blangko e-KTP yang sedang kosong.

“Selain itu, keluhan juga terkait ketidakpastian informasi waktu jadi KTP elektronik serta penyelenggara yang belum proaktif,” kata Nur Rakhman dalam surat elektronik yang diterima duajurai.co, Kamis, 26/10/2017.

Nur Rakhman menambahkan, terkait pengaduan layanan KTP elektronik, Ombudsman RI membuka kanal pengaduan di laman www.ombudsman.go.id. “Jadi, apabila masyarakat ingin mengadukan permasalahan e-KTP, bisa langsung mengunjungi website tersebut,” kata dia.

Selain pengaduan pelayanan kependudukan, dalam triwulan III tersebut Ombudsman juga menerima 4 substansi pengaduan lainnya. Di antaranya yakni pelayanan kepolisian yang mencapai 16 laporan (14%), pelayanan pendidikan sebanyak 14 laporan (12%), infrastruktur sebanyak 8 laporan (7%), dan laporan pertanahan sebanyak 5 laporan (4%).(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Tangani Covid-19, Nanang Minta Dinas Kesehatan Lamsel Fokus 3 Kecamatan

KALIANDA, duajurai.co – Bupati Nanang Ermanto meminta Dinas Kesehatan Lampung Selatan untuk berkonsentrasi di tiga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *