Talkshow Kafe Juwe, Khairuddin Tahmid: Hari Santri Bukan Milik NU Saja


Ketua MUI Lampung KH Khairuddin Tahmid | Imelda Astari/duajurai.com

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lampung Khairuddin Tahmid berpendapat bahwa Hari Santri Nasional (HSN) bukan hanya milik kelompok tertentu, dalam hal ini NU. HSN milik bangsa Indonesia, sebab umat Islam dari kelompok lain juga ikut memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

“Jangan menganggap hari santri ini seolah hanya milik NU saja. Ini milik bangsa indonesia. Seluruh umat islam di Indonesia,” kata Khairuddin Tahmid, saat menjadi narasumber Kafe Juwe Radio Andalas 102,7 FM, Kamis siang, 26/10/2017.

Dia menambahkan, sebagai produk perundang-undangan, HSN harus disosialisasikan agar tidak ada paradigma bahwa peringatan tersebut hanya milik kelompok tertentu. Selain itu, negara juga masih memiliki tugas untuk memberikan hak-hak pesantren konstitusional pesantren, sehingga sama dengan institusi lain.

Peran santri saat ini sangat sejajar dengan yang non-santri. Bahkan dari aspek legalitas kelembagaan pesantren, juga sama dengan lembaga pendidikan yang non-pesantren. Santri kini sudah sangat terbuka dengan perkembangan zaman. “Kita pertahankan tradisi lama yang baik. Tapi kalau ada hal baru sesuai perkembangan zaman, kita terima selama tidak bertabrakan dengan ruh ajaran agama,” imbuhnya.

Meskipun demikian, Khairuddin mengapresiasi penerbitan Perpres tentang HSN oleh Presiden Joko Widodo. Dia berharap agar perayaan tersebut bisa menjadi semangat bagi para santri untuk memajukan negara. “Mudah-mudahan, perayaan hari santri ke depan menjadi milik bangsa Indonesia,” kata mantan ketua PWNU dua periode itu.

Kafe Juwe Radio Andalas 102,7 FM 26 Oktober 2017 menyajikan pembahasan terkait peringatan Hari Santri Nasional, yang diperingati pada 22 Oktober. Dipandu oleh Pemimpin Redaksi duajurai.co Juwendra Asdiansyah, Kafe Juwe menghadirkan dua orang tokoh besar di Lampung dan seorang santri. Ketiganya yakni, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lampung KH Khairuddin Tahmid, Ketua PWNU Lampung KH RM Soleh Bajuri, dan santri senior alumnus Pondok pesantren Lirboyo Ahmad Nasoha.(*)

Baca juga Kafe Juwe Bincangkan HSN, Lulusan Ponpes Punya Peluang Lebih Baik

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Tangani Covid-19, Nanang Minta Dinas Kesehatan Lamsel Fokus 3 Kecamatan

KALIANDA, duajurai.co – Bupati Nanang Ermanto meminta Dinas Kesehatan Lampung Selatan untuk berkonsentrasi di tiga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *