TKS RSUDAM Lampung Persoalkan Upah, Nila Moeloek: Jalan Keluarnya Program Nusantara Sehat


MENTERI Kesehatan Nila F Moeloek diwawancarai wartawan usai menghadiri Rakernas IDI di Novotel Lampung, Rabu, 24/10/2017. Pada wawancara tersebut, Nila menyatakan bahwa pemerintah menawarkan Program Nusantara Sehat terkait persoalan TKS di rumah sakit. | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Menteri Kesehatan Nila F Moeloek mengatakan, persoalan tenaga kerja sukarela (TKS) memang menjadi persoalan serius. Sebab, keberadaan TKS merupakan imbas tidak terserapnya lulusan pendidikan kesehatan.

Sehingga, banyak keluhan soal upah TKS yang sangat kecil menjadi faktor penyebab buruknya pelayanan yang dirasakan masyarakat Lampung. “Sebenarnya kan kemauan mereka sendiri menjadi TKS. Sebab, saat ini jumlahnya yang kebanyakan, namun tidak mampu diserap (penyedia layanan kesehatan). Karena itu, mereka menjadi TKS,” kata Nila usai menghadiri Rakernas Ikatan Dokter Indonesia (IDI) di Hotel Novotel, Bandar Lampung, Rabu, 25/10/2017.

Menurutnya, pemerintah telah berupaya memberikan solusi, atau jalan keluar bagi tenaga kesehatan tersebut. Salah satunya, melalui Program Nusantara Sehat. “Jalan keluarnya, Program Nusantara Sehat. Tenaga kesehatan dikirim ke daerah perbatasan, terpencil, dan kepulauan, mau kok mereka. Sebab, upahnya terus terang lebih besar. Bagi perawat, upahnya sekitar Rp6,2 juta per bulan, dan dokter Rp11 jutaan,” ujarnya.

Meski demikian, Nila mengingatkan IDI agar terus mengevaluasi kinerja para tenaga kesehatan. Hal tersebut terkait dengan persoalan kualitas pelayanan tenaga kesehatan. “Kami mengingatkan, masalah tenaga kesehatan ini cukup pelik. Beberapa pihak menyatakan kompleks,” kata dia.

Sebelumnya, Ketua Serikat Buruh Karya Utama (SBKU) RSUDAM Vera Astuti mengatakan, selama ini, TKS bertugas dengan tanggung jawab yang sama dengan pegawai honorer dan pegawai negeri sipil. Namun, status mereka tidak jelas dan upah yang diberikan terbilang kecil. “TKS sedikit banyak memiliki andil dalam kemajuan RSUDAM. Kami melaksanakan tugas secara iklas dan sukarela. Namun, kami ingin kejelasan status untuk meningkatkan kesejahteraan,” ujar Vera.(*)

Baca berita terkait:

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Tangani Covid-19, Nanang Minta Dinas Kesehatan Lamsel Fokus 3 Kecamatan

KALIANDA, duajurai.co – Bupati Nanang Ermanto meminta Dinas Kesehatan Lampung Selatan untuk berkonsentrasi di tiga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *