Perangi Hoax, UKPM Teknokra Unila Gelar Diskusi Publik Media Dalam Bayangan Hoax 28 Oktober 2017


Pemateri Diskusi Publik “Media Dalam Bayangan Hoax” UKPM Teknokra Unila, 28 Oktober 2017 mendatang | Akun facebook Teknokra Unila

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Media informasi digital kian hari semakin marak keberadaannya. Tak jarang, di antara mereka, banyak yang menyampaikan berita bohong atau hoax. Menyikapi hal tersebut, Unit Kegiatan Penerbitan Mahasiswa (UKPM) Teknokra Unila akan menggelar diskusi publik bertajuk “Media Dalam Bayangan Hoax” di Aula Pertanian Unila, Sabtu 28 Oktober 2017.

Acara tersebut akan akan diikuti 150 peserta tersebut akan menghadirkan sejumlah pembicara. Di antaranya, Staf Ahli Menteri Bidang Komunikasi dan Media Massa Gun Gun Siswadi, Sekretaris Jenderal Aliansi Jurnalistik Independen (AJI) Indonesia Arfi Bambani Amri, Ketua Dewan Pers Indonesia Yosep Adi Prasetyo, dan Miss Internet 2017 Marsya Gusman.

“Dengan adanya kegiatan ini, saya berharap, Teknokra sebagai media kampus, dapat berperan dalam memerangi hoax yang semakin membahayakan,” kata Pemimpin Umum UKPM Teknokra Fajar Nurrohmah dalam surat elektronik yang diterima duajurai.co, Rabu, 25/10/2017.

Menurutnya, diskusi tersebut bertujuan agar media konsisten menghasilkan produk jurnalistik yang sesuai kode etik, serta mencerdaskan masyarakat. Diskusi dibuka untuk umum dengan pendaftaran gratis, namun peserta dibatasi hanya 150 orang.

Selain diskusi publik, Teknokra juga akan mengadakan pelatihan jurnalistik tingkat nasional pada 28-31 Oktober 2017 mendatang. Pelatihan akan diikuti 31 peserta dari perwakilan pers mahasiswa se-Indonesia. Sebelum pelatihan, peserta juga akan mengikuti sesi diskusi publik sebagai acara pembuka Gebyar Elatase Jurnalistik (Gelatik) 2017.(*)

Baca juga Bahas Jurnalisme Lingkungan, UKPM Teknokra Unila akan Gelar Pelatihan Nasional 2017


Komentar

Komentar

Check Also

1.257 Mahasiswa KKN Itera Dilepas ke 82 Desa

JATIAGUNG, duajurai.co – Sebanyak 1.257 mahasiswa Institut Teknologi Sumatera (Itera) dari berbagai program studi akan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *