Datangi Polda Lampung, NU Laporkan Zainudin Hasan Atas Dugaan Penghasutan


KETUA Forum Penegak Kehormatan NU Lampung Muhammad Irfandi (pakai peci) didampingi Ketua LBH NU Yudi Yusnadi (berdasi) diwawancarai wartawan di Polda Lampung, Selasa siang, 24/10/2017. Mereka melaporkan Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan atas dugaan ujaran kebencian dan penghasutan melalui pidatonya pada Hari Santri Nasional, beberapa waktu lalu. | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Forum Penegak Kehormatan Nahdlatul Ulama (NU) Lampung melaporkan Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan ke Polda Lampung, Selasa, 24/10/2017. Mereka melaporkan adik Ketua MPR Zulkifli Hasan itu atas dugaan ujaran kebencian dan penghasutan melalui pidatonya pada Hari Santri Nasional, beberapa waktu lalu.

“Kami melaporkan Zainudin Hasan karena menghasut warga NU untuk melakukan aksi menurunkan Ketua PBNU KH Said Aqil Siroj, bahkan dia siap memfasilitasi bus. Masalahnya, KH Said Aqil itu sebagai Ketua PBNU merupakan simbol NU,” kata Ketua Forum Penegak Kehormatan NU Lampung Muhammad Irfandi didampingi Ketua LBH NU Yudi Yusnadi di Polda Lampung, Selasa siang, 24/10/2017.

Menurutnya, selain menghasut warga NU di Lampung Selatan, Zainudin juga diduga mengeluarkan ujaran kebencian. Sebab, dia menuduh Said Aqil memecah belah umat dan menghina pendiri NU. “Padahal, dia melihat video Said Aqil itu dari Youtube dan media sosial, tidak konkret. Dia mengatakan bahwa Said Aqil terlalu sering melakukan penghinaan, tanpa ada tabayun, tanpa ada klarifikasi,” ujarnya.

Atas dasar itu, pihaknya menduga ada indikasi kesengajaan yang dilakukan Zainudin untuk menghina ketua PBNU dan warga NU. “Kami minta Zainudin Hasan ditangkap, ditahan, dan diadili,” kata dia.(*)

Baca juga Soal Zainudin Hasan, Pemuda Nahdliyin Demo di Polda Lampung

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Ditodong Senpi, Anggota Sat Lantas Polresta Bandar Lampung Gagalkan Curanmor

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Anggota Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polresta Bandar Lampung Brigadir Rahmat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *