Bahas Komoditas Singkong, Rakor Forum DRD se-Sumatera I 2017 Bakal di Lampung


Mulyadi Irsan (memegang mikrofon) bersama Wakil ketua DRD Lampung Andi Desfiandi saat konferensi pers, Senin siang, 23/10/2017 | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Dewan Riset Daerah (DRD) se-Sumatera I 2017 akan berlangsung di Lampung pada 25-26 Oktober 2017 mendatang, sesuai kesepakatan saat DRD Wilayah Sumatera di Jambi April 2016 lalu. Kali ini Rakor mengusung tema “Revitalisasi Agribisnis Ubikayu Hulu-Hilir Menuju Kemandirian Pangan, Energi, dan Industri Nasional”.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Inovasi Daerah (Baitbangnovda) Provinsi Lampung Mulyadi Irsan mengatakan, Rakor tersebut merupakan langkah konkret dan komitmen Pemprov Lampung terkait dengan isu strategis ubi kayu atau singkong. “Komoditas singkong saat ini sangat fenomenal sebab harganya yang sangat rendah. Rakor ini akan merumuskan hal-hal apa saja yang bisa dilakukan terkait hal tersebut,” kata dia, saat konferensi pers, Senin siang, 23/10/2017.

Menurut Mulyadi, Lampung memiliki 7,4 ton ubi kayu dan menyokong 30% singkong nasional. Namun, saat ini kondisi petani singkong masih tidak berdaya karena tingkat penawaran dan permintaan yang tidak terjaga. Hal tersebut karena petani cenderung melakukan panen dalam waktu yang sama sehingga harga menjadi turun.

“Maka harus ada tata kelola penanaman singkong. Paradigma petani singkong juga harus diubah, agar mereka melakukan petik, olah, jual. Tidak lagi hanya petik jual,” kata dia.

Rakor tersebut akan mengundang DRD dari berbagai provinsi dari Pulau Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi. Acara pembukaan akan berlangsung di Aula Pascasarjana Universitas Bandar Lampung (UBL) pada 25 Oktober mendatang. Sedangkan Rakor akan diselenggarakan di Ballroom Hotel Emersia Bandar Lampung pada 26 Oktober.

Sebagai pembicara, Rakor diagendakan akan menghadirkan tiga menteri, yakni menteri Ristek-Dikti, menteri perindustrian, dan menteri pertanian. Selain itu juga mengundang kepala LIPI dan ketua dewan riset nasional. Rakor akan membahas permasalahan komoditi singkong dari lini paling bawah hingga tuntas. Hasil Rakor nantinya akan disampaikan kepada presiden.(*)

Baca juga Cari Solusi Harga Singkong, Pemprov Lampung akan Hadirkan 3 Menteri

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Tangani Covid-19, Nanang Minta Dinas Kesehatan Lamsel Fokus 3 Kecamatan

KALIANDA, duajurai.co – Bupati Nanang Ermanto meminta Dinas Kesehatan Lampung Selatan untuk berkonsentrasi di tiga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *