Pembakaran 6.000 Pancung Lemang di Lampung Barat Pecahkan Rekor MURI


BUPATI Lampung Barat Mukhlis Basri (pakai peci) melihat pembakaran 6.000 pancung lemang di Pemangku Sinar Jaya, Pekon Mauar Jaya 2, Kecamatan Kebun Tebu, Jumat, 20/10/2017. Pembakaran lemang sebanyak itu berhasil memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI). | Humas Pemkab Lampung Barat

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat membakar sebanyak 6.000 pancung lemang di Pemangku Sinar Jaya, Pekon Mauar Jaya 2, Kecamatan Kebun Tebu, Jumat, 20/10/2017. Pembakaran lemang sebanyak itu berhasil memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).

“Kegiatan ini sebagai upaya Pemkab Lampung Barat untuk mengangkat kembali tradisi ‘Ngelemang’ yang merupakan kuliner trasional khas Lampung Barat,” kata Bupati Lampung Barat Mukhlis Basri dalam surat elektronik yang diterima duajurai.co.

Dia mengatakan, lemang yang merupakan makanan tradisional Lampung Barat biasanya tersedia saat Lebaran maupun upacara adat. Namun, belakangan ini hanya sebagian kecil yang masih melestarikan tradisi tersebut. “Karena itu, melalui kegiatan pemecahan rekor MURI bakar lemang 6.000 pancung ini, kami berharap lemang bisa semakin dikenal. Bahkan, menjadi salah satu kuliner yang selalu ada setiap saat,” ujarnya.

Mukhlis menambahkan, selain memecahkan rekor MURI, pembakaran lemang itu juga sebagai upaya melestarikan kuliner di Lampung Barat. Sebab, lemang yang merupakan salah satu makanan khas Lampung Barat perlu dijaga, sehingga tidak terlupakan. “Saya berharap, panitia bakar lemang dapat melaksanakan tugasnya dengan baik dan penuh tanggung jawab. Sehingga, kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan baik,” kata dia.(*)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top