Merasa Ditipu Pengembang Perumahan, 62 Warga Lapor LBH Bandar Lampung


PULUHAN warga mendatangi Kantor LBH Bandar Lampung, Jumat, 13/10/2017. Mereka meminta pendampingan LBH karena merasa ditipu PT Patala Global Perdana, pengembang perumahan. | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Sebanyak 65 warga memberikan kuasa kepada Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandar Lampung terkait kasus dugaan penipuan yang dilakukan PT Patala Global Perdana, pengembang perumahan. Warga meminta LBH memberikan pendampingan karena merasa dirugikan pihak perusahaan yang tak kunjung membangun rumah.

PT Patala Global Perdana menaungi tiga perumahan. Ketiganya, Perumahan Bumi Rajabasa Residence, Perumahan Bumi Kesuma Residence, dan Perumahan Bumi Kedamaian Residence.

“Hari ini, sebanyak 62 warga datang ke LBH. Mereka berharap ingin punya rumah, malah ditipu oleh pengembang. Nilai kerugian ditaksir Rp3 miliar. Sebab, kerugian setiap korban paling kecil Rp25 juta. Bahkan, ada yang mengalami kerugian ratusan juta,” kata Qodri, Penanggungjawab perkara, di Kantor LBH Bandar Lampung, Jumat, 13/10/2017.

Menurut Direktur LBH Bandar Lampung Alian Setiadi, pembangunan Perumahan Rajabasa Residence memang terkendala karena persoalan waris tanah. Sedangkan Perumahan Bumi Kesuma Residen informasinya karena persoalan zonasi. “Surat kuasanya sudah kami format. Jadi, semua masyarakat yang menjadi korban akan meneken kuasa, dan ditindaklanjuti. Yang jadi korban bukan hanya dari Bandar Lampung, tapi juga berasal dari beberapa kabupaten lain,” ujarnya.

Dia mengatakan, pihaknya segera mensomasi pihak pengembang. Kalau mereka masih abai, maka bisa masuk ranah pidana. “Kami harus melihat dahulu model penyelesaian dari pihak perusahaan itu,” ucap Alian.

Alian menambahkan, negara mestinya hadir membela warga. Sebab, izin pembangunan perumahan dikeluarkan Pemkot Bandar Lampung. “Karena itu, harus ada evaluasi dalam proses penyelesaian masalah ini,” kata dia.(*)

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Kapolda Lampung Suntana Segera Tuntaskan Masalah Begal

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kapolda Lampung Inspektur Jenderal Suntana segera menuntaskan masalah begal. Hal tersebut …

Satu komentar

  1. hai ..
    selamat malam , nama saya Ari saya mau membagikan informasi atau musibah serupa dengan artikel ini dan mengharapkan bantuan. Ayah saya membeli rumah di daerah bernung,Pesawaran di tahun 2016 dengan harga Rp.85,460,000 ditahun 2015 hingga saat ini rumah yang dijanjikan rampung agustus2015 tidak selesai bahkan saat diminta pengembalian atau pertanggung jawaban pihak perumahan malah mengulur waktu dengan alasan menunggu jawaban kantor pusat dijakarta dan sekarang kami membutuhkan uang itu tapi baru dikembalikan awall sebesar Rp.10,000,000 diakhir bulan september lalu dan sekarang tak ada pertanggung jawaban lagi.
    mohon kepada pihak duajurai.co membuat artikel soal perumahan di bernung pesawaran yang memiliki kantor pemasaran di kemiling supaya saya mengetahui berapa banyak korban dan mengadukan ini ke pihak yang berwajib supaya dapat terselesaikan .
    terimakasih banyak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *