Konsumen Tuntut Bangun Rumah, PT Patala: Mohon Bersabar


Kondisi terkini Perumahan Bumi Rajabasa Residence, Jumat, 13/10/2017. | ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – PT Patala Global Perdana siap membangun tiga perumahan yang dipersoalkan konsumen, yakni Perumahan Bumi Rajabasa Residence, Perumahan Bumi Kesuma Residence, dan Perumahan Bumi Kedamaian Residence. Namun, pengembang perumahan itu meminta mereka untuk bersabar.

“Kami siap melanjutkan perumahan itu. Hanya mohon bersabar. Sebab, langkah-langkah kami bukan langkah biasa. Ini kan pokok permasalahannya berakar dari lahan Rajabasa. Merembet kemana mana. Memang dari sudut pandang konsumen, ini bukan hal sepele. Saya sendiri sering bertemu dengan para konsumen. Rugi kalau tidak dilanjutkan (pembangunan). Ruginya banyak,” kata David Sihombing, kuasa hukum PT Patala Global Perdana, saat dihubungi di Bandar Lampung, Jumat, 13/10/2017.

Dia mengatakan, faktor permasalahan pertama yang menghambat pembangunan, yakni PT Patala pernah masuk salah satu media cetak dengan pemberitaan negatif. Hal tersebut berpengaruh pada penyetoran uang muka (down payment/DP) konsumen. “Jadi, seharusnya diharapkan DP dari konsumen itu menyuplai bangunan supaya cepat selesai. Setelah ada pemberitaan akhirnya konsumen mengalami keraguan menyetorkan DP. Sehingga, pembanguan perumahan mengalami keterlambatan,” ujarnya.

Faktor masalah lainnya, pembangunan Perumahan Bumi Rajabasa Residence dengan lahan seluas empat hektare bersoal dengan harga lahannya. Pihak penjual menaikkan harga tanah setelah tanda tangan notaris. Harganya dinaikkan Rp150 ribu, sehingga harga tanah menjadi Rp450 ribu per meter. Kendati demikian, pihaknya telah melaporkan hal tersebut ke Polda Lampung. “Perkaranya sudah terbit Surat Perintah Dimulai Penyidikan (SPDP) di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung. Makanya, usaha kami adalah menekan mereka agar jangan menaikkan harga tanah, dan mengganti kerugian kami,” kata dia.

Sebelumnya, sebanyak 62 warga mendatangi Kantor LBH Bandar Lampung, siang tadi. Mereka meminta pendampingan LBH terkait kasus dugaan penipuan yang dilakukan PT Patala Global Perdana. Sebab, warga tak kunjung mendapat rumah kendati telah menyetor uang secara bervariasi. Untuk itu, mereka meminta PT Patala segera melanjutkan pembangunan.(*)

Baca Merasa Ditipu, Puluhan Warga Minta PT Patala Global Perdana Bangun Rumah

Laporan Imelda Astari


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top