Target 4 Juta Akseptor Upsus Siwab Nasional, Lampung Punya 258 Ribu Sapi Betina Produktif


Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan Lampung Dessy Desmaniar Romas | Facebook Dessy Romas

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Mengejar target swasembada nasional  pada 2026, Pemerintah Provinsi Lampung menempati posisi 5 besar pencapaian Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab). Secara nasional, upaya ini menargetkan 4 juta sapi akseptor dan diharapkan 3 juta di antaranya bisa bunting dan lahir sampai akhir 2017 dan awal 2018.

Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan Provinsi Lampung Dessy Desmaniar Romas mengatakan, tahun 2017, populasi sapi betina produktif di Lampung mencapai 285.600 ekor. Sementara yang menjadi target Upsus Siwab sebanyak 190.889 akseptor. Kemudian diharapkan akan bunting sebanyak 152 ribu ekor. “Dengan demikian pada 2018 mendatang, populasi sapi di Lampung mencapai 702.947 ekor,” katanya.

Upsus Siwab ini mencakup program Inseminasi Buatan (IB), Pemeriksaan Kebuntingan (PKB), akseptor, dan kelahiran sapi. Menurut catatan Dinas Peternakan dan Perkebunan Provinsi Lampung, per 4 Oktober 2017, capaian IB Lampung yakni 148.533 akseptor, PKB mencapai 44.821 akseptor, kelahiran anak sapi (pedet)  sebanyak 9.880, dan gangguan reproduksi tercatat 3.548 akseptor.

Selain itu, Dessy menambahkan, sektor peternakan Lampung juga meraih prestasi tingkat nasional. Yakni, anugerah Bhakti Peternakan yang diserahkan pada Jambore Peternakan Nasional September lalu.

“Penghargaan ini sebagai bukti pembangunan peternakan di Lampung diakui di tingkat nasional. Kita terus berupaya mempertahankan Lampung sebagai lumbung ternak nasional,” kata dia, dalam surat elektronik yang diterima duajurai.co, Senin, 9/10/2017.(*)

Baca juga Capaian Sapi Wajib Bunting, Lampung Masuk Lima Besar Nasional 


Komentar

Komentar

Check Also

Hari Kartini, Nita Susanti: Seorang Ibu Harus Biasakan Anak Lakukan Hal Benar

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Aktivis Giving Friday Lampung Nita Susanti menyatakan, menjadi perempuan tangguh tidak cukup hanya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *