Mulai 2018, Pemda se-Lampung Bayar Pihak Ketiga Nontunai 


Hamartoni Ahadis (tengah), Asisten Administrasi Umum Pemprov Lampung, memimpim Rapat Pembahasan Implementasi Transaksi Nontunai pada Pemerintah Daerah Provinsi Lampung di Ruang Rapat Badan Keuangan Daerah setempat, Bandar Lampung, Kamis, 5/10/2017. Dalam rapat terungkap bahwa pelaksanaan implementasi transaksi nontunai mulai 2018. | Humas Pemprov Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung tengah menggodok Rancangan Peraturan Gubernur (Pergub) sebagai payung hukum pelaksanaan implementasi transaksi nontunai mulai 2018. Pergub tersebut merupakan tindak lanjut Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 910/1866/51-2017 tentang Implementasi Transaksi Nontunai pada pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota.

Pelaksanaan transaksi nontunai pada pemerintah daerah dilakukan melalui cash management system (CMS). Transaksi nontunai dilakukan dalam dua sektor, yaitu pengeluaran dan penerimaan yang dilakukan bagi para bendahara di lingkungan Pemprov Lampung.

“Nantinya, pembayaran lain kepada pihak ketiga, hibah, dan bantuan sosial harus melalui mekanisme nontunai,” kata Hamartoni Ahadis, Asisten Administrasi Umum Pemprov Lampung, dalam surat elektronik yang diterima duajurai.co, Kamis, 5/10/2017.

Dia mengatakan, kebijakan tersebut merupakan bentuk dukungan Pemprov Lampung  mengurangi transaksi tunai di organisasi perangkat daerah (OPD) dan badan usaha milik daerah (BUMD). “Progres kemajuan penerapan nontunai secara kontinyu akan dilaporkan ke pusat,” ujarnya.

Nantinya, kata Kepala Badan Keuangan Daerah Lampung Minhairin, transkasi penerimaan dan pengeluaran uang secara tunai dibatasi maksimal Rp10 juta. SKPD di lingkungan Pemprov Lampung sepakat transaksi nontunai di atas Rp10 juta. “Bila di atas Rp10 juta boleh menggunakan cek atau giro sebagaimana kesanggupan para bendahara SKPD dalam melakukan transaksi,” kata dia.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Hari Toilet Sedunia, YKWS-Pemkab Pringsewu Gelar Sanitation Goes to Campus

PRINGSEWU, duajurai.co – Yayasan Konservasi Way Seputih (YKWS) bersama Pemerintah Kabupaten Pringsewu menggelar Sanitation Goes …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *