Ilegal Logging di Tahura Wan Abdul Rachman, Pelaku Ambil Kayu Sonokeling


KOMISI II DPRD Lampung mengadakan hearing dengan Walhi Lampung, Selasa, 3/10/2017. Rapat dengar pendapat tersebut terkait ilegal logging di kawasan Register 19 Tahura Wan Abdul Rachman, Kemiling, Kota Bandar Lampung. | Walhi Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pelaku pembalakan liar (ilegal logging) di Register 19 Taman Hutan Raya (Tahura) Wan Abdul Rachman, Kemiling, Kota Bandar Lampung, mengambil kayu sonokeling. Kayu itu hasil Program Reboisasi Departemen Kehutanan Republik Indonesia pada 1985.

Hal tersebut terungkap dalam rapat dengar pendapat (hearing) di Komisi II DPRD Lampung, Selasa, 3/10/2017. Rapat itu menindaklanjuti surat Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Lampung, beberapa waktu lalu. Selain Walhi, hearing di sana juga dihadiri Sumardi, Kepala Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Kesatuan Pengelola Hutan Konservasi (KPHK) Tahura Wan Abdul Rachman, Samsu Rizal dan Juliyanto sebagai Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Dinas Kehutanan Provinsi Lampung.

Irfan Tri Musri, Manajer Advokasi & Kampanye Walhi Lampung, mengatakan, berdasar temuan Walhi di lapangan, setidaknya tiga kali terjadi pembalakan liar selama 2017. Perinciannya, 20 Mei, 9 September, dan 11 September. “Adapun kayu yang menjadi target ilegal logging adalah kayu sonokeling,” kata Irfan dalam surat elektronik yang diterima duajurai.co, malam ini.

Dalam hearing tersebut, para pihak menghasilkan beberapa hal. Pertama, menyepakati bahwa ilegal logging menjadi perhatian serius karena masuk dalam kategori kejahatan luar biasa. Kedua, penegak hukum akan mengusut sindikat dan jaringan pembalakan liar di Tahura Wan Abdul Rachman. Ketiga, mengaktifkan kembali koordinasi dalam Forkopimda guna memberantas ilegal logging di Lampung. Terakhir, melakukan koordinasi di lapangan terkait pengamanan wilayah kehutanan di Bumi Ruwa Jurai.(*)

Baca juga Walhi Lampung-DPRD Hearing Soal Ilegal Logging di Tahura Wan Abdul Rachman


Komentar

Komentar

Check Also

Tangani Covid-19, Nanang Minta Dinas Kesehatan Lamsel Fokus 3 Kecamatan

KALIANDA, duajurai.co – Bupati Nanang Ermanto meminta Dinas Kesehatan Lampung Selatan untuk berkonsentrasi di tiga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *