DPRD-Walhi Lampung Hearing Soal Ilegal Logging di Tahura Wan Abdul Rachman


DIREKTUR Eksekutif Walhi Lampung Hendrawan (kemeja hitam) mengikuti hearing di Ruang Rapat Komisi II DPRD Lampung, Selasa, 3/10/2017. Rapat tersebut terkait penebangan liar (ilegal logging) di Register 19 Taman Hutan Raya (Tahura) Wan Abdul Rachman, Kemiling, Kota Bandar Lampung. | Walhi Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Komisi II DPRD Lampung mengadakan rapat dengar pendapat (hearing) dengan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Lampung, Selasa, 3/10/2017. Rapat tersebut terkait penebangan liar (ilegal logging) di Register 19 Taman Hutan Raya (Tahura) Wan Abdul Rachman, Kemiling, Kota Bandar Lampung.

“Berdasar investigasi Walhi Lampung dan laporan mayarakat, aktivitas penebangan liar terjadi sejak 2015. Bahkan, hingga kini ilegal logging masih dilakukan secara masif,” kata Irfan Tri Musri, Manajer Advokasi & Kampanye Walhi Lampung, dalam surat elektronik yang diterima duajurai.co, malam ini.

Selain pihak Walhi, hearing di Komisi II DPRD juga dihadiri Sumardi, Kepala Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Kesatuan Pengelola Hutan Konservasi (KPHK) Tahura Wan Abdul Rachman, Samsu Rizal dan Juliyanto sebagai Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Dinas Kehutanan Provinsi Lampung.

Kemudian, perwakilan Korem 043/Gatam Mayor Heriyanto, Kabag Bin Ops Ditreskrimsus Polda Lampung Ajun Komisaris Besar Edi Pramono, serta masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Tani Molokh Lestari.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Tangani Covid-19, Nanang Minta Dinas Kesehatan Lamsel Fokus 3 Kecamatan

KALIANDA, duajurai.co – Bupati Nanang Ermanto meminta Dinas Kesehatan Lampung Selatan untuk berkonsentrasi di tiga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *