Biaya Pendidikan Picu Inflasi Lampung September 2017


Kepala BI Lampung Arief Hartawan | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Setelah mengalami deflasi tiga bulan berturut-turut, Provinsi Lampung mencatat inflasi indeks harga konsumen (IHK) sebesar 0,23% month to month (mtm). Meningkatnya tekanan inflasi pada September dipicu kenaikan biaya pendidikan, terutama tingkat SMP, yang mencapai double digit.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Lampung Arief Hartawan mengatakan, secara historis, inflasi pada bulan September lebih tinggi jika dibandingkan dengan rata-rata historis dalam lima tahun terakhir, yakni 0, 14% mtm. “Inflasi terjadi di dua kota perhitungan inflasi di Lampung, yakni Kota Metro (0, 10% mtm) dan inflasi yang lebih tinggi di Kota Bandar Lampung sebesar 0,25%;mtm,” kata Arief dalam surat elektronik yang diterima duajurai.co, Senin, 2/10/2017.

Dia melanjutkan, tingginya kenaikan biaya pendidikan mempengaruhi inflasi kelompok inti (core) yang mencapai 0,63% mtm. Angka itu lebih tinggi dari bulan sebelumnya, yakni 0,08% mtm. “Hampir semua jenjang pendidikan mengalami kenaikan biaya. Kenaikan terbesar di tingkat SMP (20,1 7 0/0) dan TK (1 9,51 %). Sedangkan di tingkat SD dan SMA relatif lebih rendah, yakni di bawah 10%,” ujarnya.

Inflasi kelompok pendidikan terutama terjadi di Kota Bandar Lampung dengan sumbangan terhadap inflasi IHK sebesar 0,4%. Tekanan inflasi yang lebih tinggi dapat diredam karena kelompok pangan (volatile food) tercatat masih mengalami koreksi, yakni -0,69% mtm, walaupun tidak sedalam bulan sebelumnya yang sebesar -1,21 % mtm. “Sejumlah komoditas pangan utama tercatat masih memberikan andil deflasi, yakni bawang merah dan bawang putih masing-masing sebesar -0,07%, serta cabai rawit dan telur ayam ras masing-masing sebesar -0,01,” kata dia.

Selain itu, tambah Arief, tekanan inflasi juga bersumber dari kelompok administered prices yang tercatat sebesar 0,21% mtm. Dibandingkan bulan sebelumnya, inflasi administered price tersebut lebih tinggi. Penyebabnya, kenaikan tarif angkutan udara seiring dengan adanya periode long weekend Iduladha. “(Kemudian), kenaikan harga bahan bakar rumah tangga antara lain akibat kelangkaan LPG 3 Kg dengan sumbangan inflasi masing-masing sebesar 0,02%.” ujarnya.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Jelang Tahun Baru, Harga Telur di Bandar Lampung Tembus Rp24 Ribu

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Harga telur ayam merangkak naik menjelang tahun baru. Kini, harganya di pasaran tembus …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *