Perkotaan Masih Jadi Kantong Pengangguran di Lampung


Ilustrasi pencari kerja | ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung menyatakan, perkotaan masih menjadi kantong pengangguran. Banyak pengangguran terbuka berada di kawasan kota di Lampung.

“Perkotaan masih menjadi kantong pengangguran. (Hal tersebut) ditunjukkan dengan tingkat pengangguran terbuka yang mencapai 6,49% dibanding perdesaan yang 3,61%. Atau secara absolut 78,7 ribu orang di perkotaan dibanding 110,4 ribu orang pengangguran di perdesaan,” demikian keterangan dalam laman Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung yang dikutip pada Rabu, 27/9/2017.

Menurut BPS, sektor pertanian masih mendominasi lapangan pekerjaan utama penduduk, yaitu sekitar 48,27% dari seluruh penduduk yang bekerja. Selama periode setahun terakhir, jumlah pekerja jasa kemasyarakatan, sosial & perorangan mengalami kenaikan sebanyak 123,9 ribu pekerja. Diikuti sektor pertanian, perkebunan, kehutanan, perburuan & perikanan yang bertambah 111 ribu pekerja. Sektor yang paling banyak mengalami pengurangan tenaga kerja adalah industri, yakni sebanyak 73,2 ribu pekerja.

Adapun status pekerjaan sebagian besar penduduk bekerja di Provinsi Lampung adalah berusaha dibantu, buruh tidak tetap dan buruh/karyawan/pegawai, yaitu masing-masing sebanyak 814,4 ribu orang dan 1.097,1 ribu orang. Dari status pekerjaan ini diperkirakan pekerja formal di Lampung sebesar 30,53%. Sedangkan pekerja informal 69,47%. “Perkiraan proporsi pekerja informal pada tahun sebelumnya (kondisi Februari 2016) adalah sebesar 69,16%,” tulis BPS.(*)

Baca juga Setahun Terakhir, Jumlah Pengangguran Terbuka di Lampung Naik 5,6 Ribu Orang


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top