Dinilai Langka, Pokja Kehutanan Lampung Sepakat Fokus Lestarikan 4 Spesies Ini


RAPAT Koordinasi Komite Daerah Plasma Nutfah Kelompok Kerja (Pokja) Kehutanan di Ruang Rapat Dinas Kehutanan Lampung, kemarin, 26/7/2017 | Humas

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kelompok kerja (Pokja) Kehutanan Lampung menyepakati pelestarian sumber daya genetik pada empat spesies. Diantaranya, melestarikan damar mata kucing sebagai penghasil getah, kayu tenam, anggrek bulan, dan durian hutan. Keempat spesies ini sudah langka dan semakin sulit ditemui.

Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Pengelolaan DAS dan RHL Dinas Kehutanan Provinsi Lampung MD Wicaksono dalam rapat Koordinasi Komite Daerah Plasma Nutfah Kelompok Kerja (Pokja) Kehutanan di Ruang Rapat Dinas Kehutanan Lampung, kemarin, 26/7/2017.

Upaya pelestarian ini guna menyelamatkan kekayaan hutan Lampung. Selain itu, setelah rapat koordinasi ini akan dilakukan sejumlah diskusi baik secara tatap muka langsung maupun melalui grup sosial media. Kemudian ditindaklanjuti dengan kunjungan lapangan. “Komitmen dan kerjasama seluruh pihak menjadi kekuatan dalam mendukung visi ‘Lampung Maju dan Sejahtera’,” kata dia, dalam surat elektronik yang diterima duajurai.co, Rabu, 27/9/2017.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung Syaiful Bachri menjelaskan, Komite Daerah Plasma Nutfah/Sumber Daya Genetik Provinsi Lampung 2017-2020 telah ditetapkan oleh Gubernur Lampung M Ridho Ficardo melalui Keputusan Nomor G/369/VI.06/HK/2017 tanggal 2 Juli 2017.

“Komite Daerah diketuai oleh Sekretaris Daerah, yang terdiri dari lima Kelompok Kerja (Pokja) yaitu Pokja Pertanian, Pokja Perkebunan, Pokja Peternakan, Pokja Perikanan dan Kelautan, serta Pokja Kehutanan. Pokja Kehutanan dipimpin oleh Kepala Dinas Kehutanan,” kata dia.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

PLN Lampung Pastikan Aman Pasokan Listrik Selama Natal-Tahun Baru 2020

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Lampung telah mempersiapkan pasokan listrik. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *