Siang Ini, Diskusi Kekerasan Terhadap Jurnalis di LBH Bandar Lampung


Direktur LBH Bandar Lampung Alian Setiadi | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Bandar Lampung bersama Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandar Lampung dan LBH Pers akan menggelar diskusi tentang “Profesionalisme dan Kekerasan terhadap Jurnalis”. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor LBH Bandar Lampung, Jalan MH Tamrin, Gotong Royong, Tanjungkarang Pusat, Jumat, 22/9/2017, pukul 14.00 WIB.

Berdasar rilis yang diterima duajurai.co, diskusi akan menghadirkan sejumlah pembicara. Mereka, Ketua Pusat Kajian Kebijakan Publik dan HAM Fakultas Hukum Universitas Lampung (Unila) Dr. Tisnanta, Ahli Dewan Pers yang juga wartawan senior Oyos Saroso HN, dan Polda Lampung.

Direktur LBH Bandar Lampung Alian Setiadi mengatakan, diskusi tersebut menyorot kasus kekerasan terhadap wartawan yang selalu berulang. Hingga September 2017, ada dua kasus kekerasan terhadap wartawan yang pelakunya adalah anggota kepolisian. Kasus terakhir, kekerasan yang dilakukan oleh Kapolres Way Kanan AKBP Budi Asrul terhadap dua jurnalis yang sedang meliput aksi penolakan angkutan batu bara pada akhir Agustus lalu.

Menurutnya, hampir setiap tahun juru warta menjadi korban kekerasan. Mulai dari pelecehan, ancaman, hingga pelarangan liputan. Terus terulangnya kasus kekerasan terhadap jurnalis karena hampir tidak ada pelaku kekerasan yang diproses secara hukum dan dikenakan pidana. Padahal, dalam UU Pers memungkinkan pelaku dijerat dengan pidana.

“Ada praktik impunitas terhadap para pelaku, sehingga mereka pun leluasa untuk melakukan kekerasan dan pelecehan tanpa takut dijerat dengan pidana. Polisi juga kerap tidak memproses pelaporan kasus kekerasan terhadap jurnalis,” kata Alian.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Sertijab Kepala BPK Lampung, Nanang Ermanto Mohon Arahan

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto menghadiri serah terima …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *