Tak Puas dengan Jawaban Pemkot, Sopir Angkot Mengadu ke Gubernur Lampung


MASSA P3ABL berunjuk rasa di halaman Kantor Gubernur Lampung, Selasa siang, 19/9/2017. Dalam aksi tersebut, P3ABL menolak keberadaan angkutan online karena membuat pendapatan mereka turun drastis. | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Usai dari Pemkot Bandar Lampung, massa Perhimpunan Pemilik dan Pengemudi Angkutan Kota Bandar Lampung (P3ABL) melanjutkan aksinya di halaman Kantor Gubernur Lampung, Selasa siang, 19/9/2017. Mereka hendak mengadu kepada Gubernur M Ridho Ficardo ihwal keberadaan angkutan online.

“Kalau keputusannya seperti ini, kami kecewa berat. Sebab, di Bengkulu pemerintahnya bisa menutup angkutan online. Mestinya, Pemkot Bandar Lampung juga bisa. Kalau jawabannya normatif begini, maka akan membuat ketidaknyamanan semakin luas. Kami sebenarnya tak mau ada kericuhan,” kata Ketua P3ABL Daud Rusli.

Dia mengatakan, pihaknya meminta Pemkot Bandar Lampung untuk tidak mengeluarkan izin angkutan online, dan menutup aplikasi angkutan online. Tarif angkutan online sangat murah hampir lebih dari 70%, sehingga pengguna angkutan umum berpindah ke angkutan online.

Namun, lanjut Daud, pihaknya tak mendapatkan jawaban memuaskan dari Pemkot. Karena itu, P2ABL melanjutkan aksi di Kantor Gubernur Lampung. “Kami minta izin untuk melanjutkan aksi. Kami merasa tak puas dan kecewa dengan jawaban yang didapat di sini (Pemkot). Kami akan mengadu kepada gubernur,” ujarnya.

Pantauan duajurai.co, setiba di kantor gubernur, massa P3ABL kembali menyuarakan aspirasinya. Kemudian, mereka disambut oleh perwakilan Pemprov Lampung, yakni Kepala Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik (Diskominfotik) Achmad Chrisna Putra.(*)

Baca juga Audiensi dengan P3ABL, Pemkot Bandar Lampung: Angkutan Online Itu Resmi

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Tangani Covid-19, Nanang Minta Dinas Kesehatan Lamsel Fokus 3 Kecamatan

KALIANDA, duajurai.co – Bupati Nanang Ermanto meminta Dinas Kesehatan Lampung Selatan untuk berkonsentrasi di tiga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *