Pascademo PDIP Lampung, Para Kader ‘Dibombardir’ SMS Ancaman Pemecatan


KOORDINATOR Aksi Gerakan Arus Bawah PDIP Lampung Yohanes Joko Purwanto memperlihatkan SMS bernada ancaman pemecatan, malam tadi. Ancaman tersebut ditujukan bagi kader yang ikut aksi demonstrasi di Kantor DPD PDIP Lampung, Jumat lalu, 15 September 2017. | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Koordinator Aksi Gerakan arus bawah PDIP Lampung Yohanes Joko Purwanto mengatakan, pascaaksi di depan Kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Lampung, ancaman pemecatan kembali marak. Bahkan, sejumlah pengurus Partai Anak Cabang (PAC) tak luput dari ancaman pemecatan bagi yang tidak sejalan dengan DPD.

“Ya sudah, kami tunggu saja kalau memang mau dipecat. Malah kami senang. Sebab, hal ini jadi energi baru buat kami. Senin akan ada pleno, kami tunggu saja. Kami lihat saja siapa yang melakukan pemecatan,” kata Yohanes saat ditemui di Kafe Woodstars, Way Halim, Bandar Lampung, Minggu malam tadi, 17/9/2017.

Dia mengatakan, SMS bernada ancaman terus ‘membombardir’ para kader yang turut dalam Gerakan Arus Bawah. Bahkan, hal itu membuat sejumlah pengurus PAC merasa ketakutan. “Setelah aksi kemarin, SMS ancaman terus muncul. Kader ada yang ketakutan, ada juga yang justru menunggu surat pemecatannya. Ya biarkan saja dipecat, toh kami gak digaji jadi pengurus PAC,” ujarnya.

Menurut Yohanes,  sejumlah senior partai berada di pihaknya. Mereka antara lain Surono Danu, Soni Sumarsono, Prasojo, Samsul Hadi, dan lainnya akan mengirimkan petisi kepada Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP Megawati Soekarnoputri. “Kami akan membuat petisi, akan diantar langsung kepada ketua umum,” kata dia.

Hal ini dilakukan karena melihat situasi bahwa kepengurusan DPD PDIP Lampung sudah tidak sesuai dengan AD/ART partai. “Semangatnya kawan-kawan, bahwa partai ini sudah menyalahi AD/ART. Suara arus bawah ini menyuarakan bahwa DPD sudah semau-mau,” ujar Yohanes.

Sebelumnya, ratusan orang yang tergabung dalam Gerakan Arus Bawah PDIP berunjuk rasa di depan Kantor DPD PDIP Lampung, Jalan Soekarno-Hatta, By Pass, Jumat lalu, 15 September 2017. Dalam aksi tersebut, mereka menolak Sudin menjadi pemimpin partai berlambang banteng moncong putih itu di Bumi Ruwa Jurai. Alasannya, anggota DPR itu belum layak menjadi Ketua DPD PDIP Lampung.(*)

Baca juga Demo PDIP Lampung, Yohanes Joko: Pengurus DPD Ancam Pecat Kader Ikut Aksi Ini

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Riset, Mahasiswa UBL Tanya Sikap PKS Soal Pejabat Publik Korupsi

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Sebanyak 10 mahasiswa FISIP Universitas Bandar Lampung (UBL) mewawancarai pengurus DPW …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *