Waspada 3 Penyakit Ini saat Musim Kemarau


Ilustrasi infeksi saluran pernapasan atas | ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Belakangan ini, udara di Kota Bandar Lampung terasa gerah. Sinar matahari yang langsung menyengat tubuh membuat daya tahan cenderung menurun.

Situs doktersehat yang dikutip pada Sabtu, 16/9/2017, melaporkan, debu yang berterbangan, lalat yang berkeliaran, dan udara kering memudahkan penyakit menyerang tubuh yang berdaya tahan rendah. Di beberapa wilayah, banyak warga yang mengeluh kekurangan sumber air.

Dari fakta di atas, ada baiknya mewaspadai penyakit yang berpotensi menyerang serta mempersiapkan langkah-langkah antisipasi. Menurut dokter umum RS Sari Asih Karawaci, dr Ahmad Fauzan, setidaknya ada tiga jenis penyakit yang perlu diwaspadai pada musim kemarau, yaitu:

  • Infeksi saluran pernapasan atas

Ketika hujan lama tak turun, jumlah debu lebih meningkat. Hal ini berpotensi menyebabkan debu mengiritasi saluran pernapasan yang kemudian menjadi infeksi saluran pernapasan atas. Sehingga, muncul gangguan kesehatan pada tenggorokan, pita suara, dan amandel. Penyakit ini paling sering menyerang pada musim kemarau. Kondisi demikian rentan menyerang mereka yang memiliki alergi, seperti asma.

Untuk mencegah hal tersebut, dokter Ari menyarankan penggunaan masker di jalanan. Misal, saat mengendarai motor. Pastikan juga rutin membersihkan rumah, sehingga tetap minim debu.

  • Diare

Penyakit kedua yang sering menghampiri di musim kemarau adalah diare. Dokter Ari pun mengungkapkan banyak pasien yang datang kepadanya dengan keluhan tersebut.

Musim kemarau membuat kualitas air jadi terganggu, sehingga pasokan air jadi terbatas. Hal ini membuat pencucian bahan mentah maupun peralatan makan jadi terbatas. Selain itu, jumlah debu yang banyak menyebabkan makanan, terutama di pinggir jalan, mudah terkontaminasi. Kondisi yang kurang higienis ini bisa memicu diare.

Agar tak sakit gara-gara diare, dokter Ari menyarankan untuk meminimalkan makan di pinggir jalan. Jika makan di pinggir jalan pintarlah memilih tempat makan yang bersih. Pastikan juga makanannya tertutup sehingga minim debu. Lalu, kalau minum lebih baik pilih air dalam kemasan dibandingkan gelas. Sebab, Anda tidak tahu pasti kebersihannya.

Dokter Ari menyarankan, lebih baik membawa bekal makan dari rumah yang diketahui kebersihannya. Jangan lupa perbanyak minum air putih tidak dingin. Kemudian, memperbanyak konsumsi buah dan sayur agar daya tahan tubuh lebih kuat.

  • Demam berdarah

Sebenarnya, penyakit ini datang dalam setiap tahun. Namun, menurut dokter Ari, ada kenaikan pasien demam berdarah meski tidak terlalu tinggi. Menjaga kebersihan lingkungan adalah salah satu cara agar terhindar dari penyakit demam berdarah.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Cuma Rp69 Ribu, Anda Dapat Nikmati “Menu of The Day” Emersia Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Emersia Hotel and Resort menyiapkan menu-menu spesial bertajuk “Menu of The Day”. Menu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *