Pertumbuhan Ekonomi Lampung Cuma 5,03%, Lebih Rendah dari Bengkulu


 

Anggota DPD Andi Surya | ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Komite IV DPD RI mengadakan diskusi dengan Bank Indonesia (BI) terkait formulasi RUU APBN 2018, kemarin. Dalam diskusi terungkap bahwa pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung tidak lebih baik dibandingkan provinsi lain.

“Pertumbuhan ekonomi Lampung cuma 5,03%. Ternyata tidak lebih istimewa dari provinsi lain di Sumatra. Bahkan, (pertumbuhan ekonomi) Lampung lebih rendah dibanding Bengkulu. Kita masih kalah dengan Sumatra Selatan 5,24%, Bangka Belitung 5,36%, Sumatra Barat 5,32%, Sumatra Utara 5,09%, dan Bengkulu 5,04%,” kata anggota Komite IV DPD Andi Surya dalam pesan elektroniknya kepada duajurai.co.

Yang menarik, lanjut senator dari Lampung itu, pertumbuhan ekonomi Lampung lebih rendah dari Bengkulu. Padahal, secara teritorial, jumlah penduduk, infrastruktur, pertumbuhan sektor riil, dan iklim investasi, Lampung relatif lebih baik ketimbang Bengkulu.

Kemudian, dibandingkan dengan Sumatra Selatan, pertumbuhan ekonomi Lampung terpaut negatif cukup jauh, yakni sebesar 0,21%. Bahkan, Lampung tertinggal sekitar 0,33% bila dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi Bangka Belitung. Lalu, minus 0,29% dibandingkan dengan Sumatra Barat.

“Pertanyaannya, ada apa dengan pengelolaan ekonomi Lampung? Bagaimana treatment terhadap UMKM, petani, dan sektor riil lainnya? Bagaimana manajemen pengelolaan KUR dari bank sistemik yang menyalurkannya? Dan bagaimana Pemrov Lampung selama ini memanajemen dan mengkoordinasi SKPD dalam hal program pembangunan untuk membuat Lampung jauh lebih unggul dari provinsi-provinsi tetangga?,” tanya Andi dalam pesan elektroniknya.(*)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top