14 September, Dewan Kesenian Lampung Gelar Lomba Sastra Lisan


SASTRA lisan | ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Komite Tradisi Dewan Kesenian Lampung (DKL) bakal menaja Lomba Sastra Lisan pada Kamis, 14/9/2017. Lomba yang memperebutkan Piala Gubernur Lampung ini digelar untuk menumbuhkembangkan sastra tradisi yang merupakan salah satu kekayaan kearifan lokal.

Menurut Ketua Panitia Edo Permana lomba ini juga menjadi wadah untuk kaum muda berekspresi. “Melalui sastra lisan diharapkan kaum muda juga mencintai budaya dan tradisi daerahnya, “ ujar Edo yang juga pengasuh acara sastra lisan di radio dalam rilis yang diterima duajurai.co, Selasa, 12/9/2017.

Ketua Umum DKL Aprilani Yustin Ridho Ficardo mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi Lampung melalui DKL. “DKL sebagai fasilitator tak hanya mendorong perkembangan seni modern tetapi juga seni tradisi,” ujar Yustin.

Yustin juga berharap hajat ini juga dapat dijadikan ajang silaturahmi para penggiat seni tradisi sekaligus menjadi ruang ekspresi dalam mempertahankan budaya warisan nenek moyang. “Saya berharap pada gilirannya sastra lisan akan semakin diminati oleh generasi muda. Mak ganta kapan lagi, ki Mak kham sapa lagi. Kalau tak sekarang kapan lagi. Kalau bukan kita, siapa lagi,” sambung Yustin.

Ketua Komite Tradisi DKL Syafril Yamin alias Rajo Gamolan mengatakan upaya memperkenalkan sastra lisan harus dilakukan secara kontinu dan tidak terbatas pada ajang lomba.

“Komite tradisi terus berupaya untuk memasyarakatkan karya sastra lisan Lampung ke sekolah-sekolah, baik kepada pelajar maupun guru bahasa Lampung. Nilai kerafitan lokal dalam sastra lisan harus ditumbuhkembangkan agar tidak punah,” ujar Mamak Lil, panggilan karib Syafril.(*)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top