Penyuluhan Kehutanan, Mahasiswa KKN PPM Unila Hadirkan Sugeng P Harianto


MAHASISWA KKN PPM Unila menghadirkan Rektor Kelima Unila Sugeng P Harianto (pegang kayu) pada penyuluhan pertanian di Desa Padan, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, kemarin. Dalam penyuluhan tersebut, Sugeng mengingatkan warga untuk dapat menjaga hutan desa yang pengelolaannya berada di bawah LPHD. | ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat Universitas Lampung (KKN PPM Unila) mengadakan penyuluhan pertanian di Desa Padan, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, kemarin. Kegiatan yang melibatkan puluhan petani dari tiga desa di kaki Gunung Rajabasa itu menghadirkan Rektor Kelima Unila Sugeng P Harianto.

Dalam pemaparannya, Sugeng mengingatkan warga untuk dapat menjaga hutan desa yang pengelolaannya berada di bawah Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD). Sehingga, warga yang hidup di sekitar Gunung Rajabasa terlindungi dari ancaman bencana dan mendapatkan manfaat ekonomisnya.

“Menjaga hutan membutuhkan dukungan masyarakat. Jangan biarkan orang dari luar merusak hutan kita, lalu warga sekitar yang terkena musibahnya,” kata Sugeng dalam surat elektronik yang diterima duajurai.co, malam tadi.

Sementera itu, Ketua Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) XIII Wahyudi yang juga hadir dalam kegiatan menambahkan, faktor yang menentukan kelestarian hutan cukup banyak. Namun, pada prinsipnya kelestarian hutan ditentukan oleh kapasitas pengelola hutan. “Pemanfaatan hutan dilakukan secara lestari, bijaksana, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Usai memberikan penyuluhan, mahasiswa mengarahkan pemateri dan peserta menuju lokasi penanaman di kawasan Gunung Rajabasa. Tim PPM menyediakan bibit aren yang diketahui memiliki nilai ekonomi tinggi dan bermanfaat bagi petani setempat.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

1.257 Mahasiswa KKN Itera Dilepas ke 82 Desa

JATIAGUNG, duajurai.co – Sebanyak 1.257 mahasiswa Institut Teknologi Sumatera (Itera) dari berbagai program studi akan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *