30 Dosen Universitas Lampung Ikuti ToT Perkuliahan e-Learning


Wakil Rektor Bidang Akademik Unila Bujang Rahman | ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Sebanyak 30 dosen perwakilan delapan fakultas di Universitas Lampung (Unila) mengikuti Training of Trainer (TOT) Pelaksanaan Perkuliahan Berbasis e-Learning yang diadakan Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) Unila. Kegiatan yang dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Unila Bujang Rahman itu berlangsung di ruang sidang lantai IV Gedung Rektorat Unila selama empat hari, 21-24 Agustus 2017.

Bujang mengatakan, e-learning merupakan terobosan yang dilakukan Unila. Terdapat tiga syarat jika Unila ingin masuk dalam world class university. “Ketiganya, kapasitas berbahasa komunikasi (lebih utama bahasa Inggris), mempunyai kapasitas ICT (merupakan jendelanya universitas di mana-mana), dan networking (jaringan luas),” kata dia, seperti dikutip dari laman Unila, Rabu, 23/8/2017.

Menurutnya, Unila menuju ke semua syarat tersebut. Walaupun sekarang prosesnya masih merangkak, namun Unila menggalakkan tiga proses tersebut. Bahkan, tiga fakultas sudah memberikan perkembangan dari proses tersebut, yakni Fakultas Pertanian, Fakultas Teknik, dan Fakultas MIPA. “Karena itu, saya sangat berharap kegiatan ini tidak hanya sebatas hari ini. Tapi, hasilnya dapat terlihat dengan cara sharing kepada teman-teman dosen yang lain,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua LP3M Unila Murhadi menyatakan, sasaran dari kegiatan tersebut adalah para dosen yang belum pernah mengikuti pelatihan e-learning. Pihaknya menghadirkan empat narasumber untuk mengisi ToT, yaitu Bujang Rahman, Agus Trisanto, Gigih Fordanama, dan Meizano Ardhi M.

Adapun materi yang disampaikan meliputi Kebijakan Pengembangan Virtual Class di Perguruan Tinggi, Pengembangan e-Learning di Unila, dan pengenalan dasar Sistem e-Learning. Kemudian, input bahan kuliah e-Learning, membuat tugas e-Learning, membuat soal e-learning, best practice, serta latihan/tugas/pembimbingan.

Jika merujuk renstra Unila, tambah Murhadi, kegiatan merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan jumlah mata kuliah yang melaksanakan proses e-learning. “Targetnya sebesar 10%. Jadi, diharapkan dosen yang mengikuti kegiatan ini dapat memenuhi target yang terdapat dalam renstra, dan bisa menularkan kepada dosen-dosen di beberapa program studi (prodi),” kata dia.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Wisuda Perdana, Universitas Mitra Indonesia Luluskan 671 Wisudawan

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Universitas Mitra (Umitra) Indonesia mengadakan wisuda perdana sejak menjadi universitas di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *