Ridho Ficardo Nilai Masalah Infrastruktur-Keamanan Lampung Makin Berkurang


GUBERNUR Lampung M Ridho Ficardo (kiri) dan Kapolda Lampung Inspektur Jenderal Sudjarno (kanan) menghadiri acara ramah tamah bersama TNI dan Polri dalam rangka Hari Kemerdekaan ke-72 Republik Indonesia di Ballroom Hotel Novotel, Bandar Lampung, kemarin. Hadir pula Danlanal Lampung Kolonel Laut Kelik Haryadi, Danlanud Pangeran Mohammad Bun Yamin, dan Letkol Penerbang Ahmad Mulyono. | Humas Pemprov Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Gubernur Lampung M Ridho Ficardo mengucapkan terima kasih kepada Polri dan TNI dalam mendukung keamanan. Melalui sinergitas Polri dan TNI, dia menilai bahwa masalah keamanan dan infrastruktur di Lampung makin berkurang.

Hal itu disampaikan Ridho pada acara ramah tamah bersama TNI dan Polri dalam rangka Hari Kemerdekaan ke-72 Republik Indonesia di Ballroom Hotel Novotel, Bandar Lampung, kemarin. “Berdasar survei pada 2014, keluhan warga Lampung yang pertama adalah perbaikan infrastruktur dan keamanan. Namun, kini masalah tersebut menjadi berkurang, bahkan tidak menjadi signifikan,” kata Ridho dalam surat elektronik yang diterima duajurai.co, Sabtu, 19/8/2017.

Dia mengatakan, Pemerintah Pusat makin memberikan kepercayaan yang tinggi kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung. Sebab, Provinsi Lampung dinilai mampu menjaga dan menyelesaikan berbagai konflik sosial. “Dalam penanganan konflik sosial ini, yang seharusnya menerima penghargaan adalah bapak TNI/Polri di Provinsi Lampung. Saya hanya mewakili untuk menerima penghargaan tersebut. Sebab, ketika terjadi permasalahan, kapolres dan dandim yang terlebih dahulu menyelesaikannya,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolda Lampung Inspektur Jenderal Sudjarno mengajak warga menghindari perpecahan dan bersinergi mengamankan Lampung. “Dengan kerja sama dan sinergitas yang tinggi, permasalahan mampu diselesaikan, terutama konflik sosial,” kata Sudjarno.

Selain Ridho dan Sudjarno, acara ramah tamah juga dihadiri Danlanal Lampung Kolonel Laut Kelik Haryadi, Danlanud Pangeran Mohammad Bun Yamin, dan Letkol Penerbang Ahmad Mulyono. Kemudian, Kepala BNP Lampung Brigjen Sukamso, Kabinda Provinsi Lampung Deni Gapril, dan perwakilan Danbrigif 3 Marinir.(*)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top