Ngobrol Jumat, LBH Pers Lampung Gelar Diskusi Soal Hoax


Direktur LBH Pers Lampung Hanafi Sampurna | Akun Facebook Hanafi Sampurna

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pers Lampung akan menggelar diskusi bertema “Hoax, Ancaman UU ITE, dan Potensi Sengketa Pemberitaan Pilkada”. Rencananya, diskusi bernama ‘Ngobrol Jumat (Ngobat)’ itu berlangsung pada Jumat mendatang, 18 Agustus 2017, pukul 13.00 WIB.

“Tempat diskusi di Sekretariat Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Bandar Lampung. Alamatnya, Jalan Agus Salim Nomor 54, Kaliawi, Tanjungkarang Pusat,” kata Direktur LBH Pers Lampung Hanafi Sampurna dalam siaran pers yang diterima duajurai.co, Senin, 14/8/2017.

Hanafi mengatakan, masyarakat disuguhi berbagi informasi dan berita menjelang pilkada di Lampung pada 2018, baik itu Pilgub Lampung, Pilkada Lampung Utara, maupun Pilkada Tanggamus. Namun, tidak semua informasi dan berita yang beredar merupakan fakta dan jelas kebenarannya, melainkan informasi bohong atau yang populer disebut hoax.

Menurutnya, hal tersebut bisa menimbulkan sengketa pemberitaan. Sementara, masih banyak masyarakat yang tidak paham dengan mekanisme penyelesaian sengketa pemberitaan. Dampaknya, tak jarang berbagai pihak yang merasa dirugikan oleh berita hoax melaporkan jurnalis kepada kepolisian dengan menggunakan KUHP. Padahal, penyelesaian sengketa pemberitaan seharusnya menggunakan hak jawab dan hak koreksi, serta mengadu ke Dewan Pers. Hal tersebut sebagaimana diatur dalam UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

“Karena itu, LBH Pers Lampung ingin membahas dan mendiskusikannya. Kami akan menghadirkan berbagai narasumber yang berkompeten dan mengundang praktisi penyelenggara dan pengawas pemilu, pemangku kepentingan, penggiat NGO, jurnalis, mahasiswa, dan masyarakat umum,” ujarnya.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Musda ke-10, PKBI Lampung Pilih Ketua Baru

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Daerah Lampung menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-10 di lantai …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *