HUT ke-3 duajurai.co, Ini Profil 4 Perupa “Pameran Maestro” di Nuwono Tasya


BANNER Pameran Maestro dalam rangka HUT ke-3 duajurai.c0 | ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Memperingati ulang tahunnya ke-3, portal berita Lampung duajurai.co menggelar pameran seni rupa spektakuler yang menghadirkan empat perupa papan atas di Bumi Ruwa Jurai. Keempat perupa dimaksud ialah seniman kayu Mulyono “Naga Kayu”, pelukis Suyitno, pelukis Papa Joe, dan seniman sketsa digital Darma Saputra. 

Bertajuk “Pameran Maestro” acara bakal berlangsung pada Sabtu, 26 Agustus 2017 mulai pukul 13 WIB di Penginapan Nuwono Tasya, Jalan Perwira Nomor 9, Rajabasa, Bandar Lampung, tepatnya belakang SMA Alkautsar.

Ketua Panitia HUT ke-3 duajurai.co Dr Admi Syarif menerangkan, dipiilhnya keempat seniman ini karena mereka konsisten berkarya di bidangnya masing-masing selama belasan hingga puluhan tahun dan karya-karyanya bernilai seni tinggi.

“Mereka berempat terbilang senior dan cukup ternama di Lampung berkat karya-karyanya yang bernilai seni tinggi,” kata Admi, Kamis, 10/8/2017.

“Dengan Pameran Maestro ini, selain untuk memberikan apresiasI terhadap dedikasi keempat seniman ini di bidang seni riupa, sekaligus supaya HUT ke-3 duajurai.co semakin meriah,” lanjut dosen senior Fakultas MIPA Universitas Lampung ini.

Berikut profil sengkat keempatnya:

Mulyono

SENIMAN kayu Mulyono (rambut gondrong) berofot bersama peserta AJRD 2017 | Juwendra Asdiansyah/duajurai.co

Mulyono, pemilik Galeri Randu Mas di Tanjungsenang selama puluhan tahun dikenal sebagai pengrajin karya seni kayu. Karyanya berupa furniture unik, aneka patung dan benda seni kayu lainnya dikoleksi banyak tokoh dan pejabat di Bumi Ruwa Jurai, serta menghiasi belasan kafe, hotel, dan restoran di Bandar Lampung dan sekitarnya.

Salah satu meja buatannya bahkan digunakan untuk menandatangani transaksi perdagangan 230 unit pesawat senilai 20 juta dolar AS lebih antara Lion Air dan Boeing di Bali, 18 November 2011 silam. Penandatanganan kesepakatan pembelian tersebut disaksikan langsung Presiden AS Barrack Obama di Grand Hyatt Nusa Dua, Bali.

Nama Mulyono semakin melambung setelah ia membuat sepasang patung naga kayu terbesar di Indonesia. Belakangan, persisnya beberapa pekan lalu, kedua patung yang kayunya berasal dari pohon trembesi berusia ratusan tahun yang tumbang di Mapolda Lampung tersebut dibeli oleh Wali Kota Bandar Lampung Herman HN.

Suyitno GS

SUYITNO bersama replika lukisan “Napoleon Melintasi Alpen” di rumahnya, Rabu petang, 2/8/2017. | Imelda Astari/duajurai.co

Suyitno GS adalah pelukis realis dan spesialis lukisan wajah. Rekam jejak kesenimanannya telah mencapai puluhan tahun. Di rumahnya di kompleks Permata Biru C 12 Nomor 1, Sukarame, Bandar Lampung, pria kelahiran Cepu, Jawa Tengah, 9 Januari 1949, itu mendirikan Sanggar Seni Rupa Syailendra.

Suyitno sudah melukis ratusan wajah tokoh Indonesia, pahlawan, maupun pejabat di Lampung. Ia pernah melukis wajah sejumlah gubernur Lampung, bupati, dan wali kota di Bumi Ruwa Jurai. Dari tangannya telah lahir pula lukisan-lukisan wajah para rektor Universitas Lampung dari masa ke masa.

Ada pula lukisan para rektor UIN (dulu IAIN) Raden Intan Lampung, serta para ketua DPRD, baik Kota Bandar Lampung maupun Provinsi Lampung. Terkini, Suyitno membuat lukisan yang diklaimnya sebagai lukisan terbesar di Lampung dengan panjang tiga meter dan lebar dua meter.

Lukisan ini merupakan replika lukisan berjudul “Napoleon Melintasi Alpen” karya Jacques Louis David, seorang pelukis Prancis.

Papa Joe

Pelukis Papa Joe | ist

Nama Papa Joe terasa tak asing untuk sebagian warga Bandar Lampung dan sekitarnya. Ini karena sanggar melukisnya yang tersebar di banyak lokasi di Kota Tapis Berseri dan sering menggelar ajang lomba lukis dan mewarnai bagi anak-anak.

Selama bertahun-tahun sudah ratusan pelukis muda berbakat yang dilahirkan oleh sentuhan tangan dingin pria kelahiran 9 September 1969 ini. Ia merupakan pencetak para juara melukis dalam banyak perhelatan lomba melukis anak-anak di Lampung, nasional, bahkan internasional.

Mulai serius menekuni dunia lukis sejak 1993, kini Papa Joe memiliki 6 sanggar melukis di Bandar Lampung, yakni Papa Joe Arts Kemiling, Papa Joe Arts Way Halim, Papa Joe Arts Telukbetung, Papa Joe Arts Enggal, Papa Joe Arts Tamin, dan Papa Joe Arts Rajabasa.

Darma Saputra

Darma Saputra | ist

Darma Saputra paling muda di antara ketiga maestro di atas. Jejak kesenimanannya dimulai sejak SMA dan semakin terasah saat menjadi artistik pada Surat Kabar Mahasiswa Teknokra Univeristas Lampung.

Ia juga sempat beberapa tahun bergabung dengan tim artistik koran Lampung Post, majalah Pialang Jakarta, lalu Yayasan Pendulum Indonesia (Jakarta).

Berangkat dari melukis sketsa, belakangan Dede, panggilannya, menekuni aliras sketsa digital yang memadukan lukisan dengan tangan dengan grafis komputer. Karya-karya sketsa grafisnya menjadi koleksi sejumlah menteri dan pejabat negara di Jakarta.

Selain pameran seni rupa, HUT-3 duajurai.co juga diisi kegiatan khitanan massal anak yatim duafa yang bekerja sama denga ormas Oi Bandar Lampung pada Minggu, 27 Agustus 2017; pemberian anugerah Tokoh Pilihan Duajurai 2017; serta malam syukuran pada 26 Agustus 2017.(*)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top