Selama Liwa Fair, Perputaran Uang di Lampung Barat Capai Rp1 Miliar


Ilustrasi penutupan Liwa Fair  | Humas Pemkab Lampung Barat

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat resmi menutup Liwa Fair dan Festival Sekala Brak, Senin, 7/8/2017. Selama pelaksanaan Liwa Fair yang berlangsung tujuh hari, nilai perputaran uang mencapai sekitar Rp1 miliar.

“Selama tujuh hari perhelatan pameran mulai sore sampai malam hari kunjungan sebanyak 6.705 orang. Nilai perputaran uang diperkirakan mencapai sekitar Rp1 miliyar. Jumlah itu meningkat dibanding tahun sebelumnya,” kata Nata Djudin Amran, Ketua Panitia Penutupan Liwa Fair, dalam surat elektronik yang diterima duajurai.co, kemarin.

Dia mengatakan, telah berlangsung berbagai aktivitas dan komunkasi antarpeserta pameran selama Liwa Fair. Pihaknya juga mengadakan malam donasi “Satu Malam di Bumi Sekala Brak” yang berhasil menghimpun dana sebanyak Rp50 juta. “Nantinya, dana tersebut diserahkan kepada Dinas Sosial Lampung Barat untuk aksi sosial,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Lampung Barat Makmur Azhari menyatakan, sebagai sebuah pesta, Festival Skala Brak perlu ditingkatkan dan dikembangkan, baik misi, substansi maupun dampak bagi perkembangan seni, budaya dan pariwisata. Sebab, hal tersebut sejalan dengan keinginan pemerintah daerah memberikan peran yang lebih besar dan nyata kepada kalangan dunia usaha kepariwisataan. “Pemkab Lampung Barat mendorong masyarakat agar menguatkan dan mengembangkan ekonomi kreatif. Sehingga, Lampung Barat mempunyai identitas wisata tersendiri,” kata dia.(*)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top