Kementerian PU-Pera: Desain Flyover MBK Tak Perhatikan Keselamatan Pengguna Jalan


PERWAKILAN Pemprov Lampung dan Pemkot Bandar Lampung mengikuti rapat mengenai Flyover MBK di Lantai 6 Ditjen Bina Marga, Jakarta Selatan, Senin, 7/8/2017. Dalam rapat terungkap bahwa desain Flyover MBK, Bandar Lampung, tidak memperhatikan keselamatan dan keamanan pengguna jalan. | Humas Pemprov Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) menyatakan, desain jalan layang (flyover) di depan Mal Boemi Kedaton (MBK), Bandar Lampung, tidak memperhatikan keselamatan dan keamanan pengguna jalan. Hal itu disampaikan Direktur Jembatan Kementerian PU-Pera Iwan Zarkasih ketika memimpin rapat mengenai Flyover MBK di Lantai 6 Ditjen Bina Marga, Jakarta Selatan, Senin, 7/8/2017.

Rapat dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Lampung dipimpin Asisten II Sekdaprov Lampung Adeham, dan Asisten II Sekdakota Bandar Lampung Pola Pardede. Kemudian, PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), lembaga pemberi pinjaman pembangunan Flyover MBK.

“Desain Flyover MBK tidak memperhatikan keselamatan dan keamanan pengguna jalan. Untuk itu, harus direvisi dan Flyover MBK harus memperhatian aspek keselamatan dan keamanan pengguna jalan, serta keindahan kota,” kata Iwan dalam surat elektronik yang diterima duajurai.co.

Dia meminta pembangunan konstruksi di lapangan baru dapat dilanjutkan, setelah berita acara penyerahan kewenangan pengelolaan aset dari Kementerian PU-Pera kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung diselesaikan. Pada rapat tersebut juga terungkap bahwa geometri kemiringan Flyover MBK sekitar 6% dan patah dua kali. “Seharusnya, kemiringan di bawah 6% dan tidak boleh patah dua kali,” ujarnya.

Iwan menambahkan, persyaratan dokumen, seperti feasibility study, detail engeneering design, usaha kesehatan lingkungan/usaha pengelolaan lingkungan (UKL/UPL) dan amdal lalu lintas harus diselesaikan. Setelah itu, baru konstruksi jalan layang MBK dapat diteruskan. “Pekerjaan di lapangan harus dihentikan dan ditutup sampai dokumen tersebut diselesaikan dan dituntaskan,” kata dia.

Sementara itu, perwakilan PT SMI mengatakan, pinjaman dari SMI akan dijalankan bila seluruh peraturan dan undang-undang terpenuhi.(*)

Baca juga Kementerian PU-Pera Hentikan Pembangunan Flyover MBK, Herman HN: Tetap Lanjut


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top