Dijanjikan Hari Ini, e-KTP Warga Bandar Lampung Belum Juga Selesai


WARGA membeludak di Gedung Pelayanan Satu Atap Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung, Senin, 7/8/2017. Sebagian dari mereka hendak mengambil e-KTP. | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Sejumlah warga merasa kesal dengan pengurusan KTP Elektronik (e-KTP) di Bandar Lampung. Pasalnya, e-TKP mereka belum juga selesai, padahal dijanjikan rampung hari ini, Senin, 7/8/2017.

“Hari ini, saya datang lagi ke Gedung Pelayanan Satu Atap Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung. Ternyata belum jadi juga (e-KTP). Tadi, saya serahkan surat pengambilan di loket III, tak lama nama saya dipanggil. Lalu, petugas katakan saya harus kembali satu minggu ke depan,” kata Dwi Putri, salah satu warga.

Warga Rajabasa itu membuat e-KTP sejak Oktober 2016. Selama hampir satu tahun, dia mengalami hal yang berulang. Dwi diminta datang ke Gedung Satu Atap pada waktu yang ditentukan oleh petugas. Namun, sesampainya di sana hasilnya nihil. Perempuan berjilbab itu hanya diberi tahu tanggal pengambilan baru. Hal itu terjadi bahkan sudah enam kali, termasuk hari ini.

“Saya kesal karena toh banyak juga orang yang belum lama membuat malah sudah dapat duluan. Saya sudah hampir setahun gak jadi juga. Padahal, saya butuh sekali e-KTP untuk berbagai keperluan,” ujarnya.

Hal senada datang dari Fadhara Ayu (18). Warga Rawa Laut itu sudah membuat e-KTP sejak Agustus 2016. Dia juga mengaku diperlakukan sama dengan warga lainnya, yakni penundaan berlarut dari pihak Disdukcapil setempat. Dia beberapa kali diberi waktu pengambilan, namun saat didatangi hasilnya nihil.

“Sudah beberapa kali ke sini, gak jadi-jadi. Terakhir dikasih tanggal hari ini untuk pengambilan, tapi enggak tau nih apakah sudah jadi atau belum. Kalau saya lihat, warga lain juga belum dapat (e-KTP),” kata Ayu.

Pantauan duajurai.co, warga tampak membeludak di Gedung Pelayanan Satu Atap Pemkot Bandar Lampung. Antrean terlihat di ruang tunggu. Bahkan, banyak juga warga yang tak kebagian tempat duduk. Sebagian memilih menunggu di luar ruangan dengan alasan sumpek di dalam. Sebagian besar yang datang adalah warga yang ingin mengambil e-KTP, meski ada juga yang mengurus keperluan lainnya.(*)

Laporan Imelda Astari


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top