Skripsi, Mahasiswa Darmajaya Febrian Rancang Aplikasi Belajar Aksara Lampung


Kampus IBI Darmajaya Lampung | Humas IBI Darmajaya

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Mahasiswa Institut Informatika dan Bisnis (IBI) Darmajaya Febrian Eka Saputra merancang aplikasi Belajar Aksara Lampung sebagai tugas skiripsinya di jurusan Sistem Informasi. Anda dapat men-download aplikasi tersebut di play store melalui smartphone Android.

“Aplikasi Belajar Aksara Lampung memuat materi yang dapat membantu masyarakat, atau pelajar dalam mempelajari dasar-dasar pengenalan aksara Lampung,” kata Febrian dalam surat elektronik yang diterima duajurai.co, kemarin.

Dia mengatakan, halaman utama menampilkan beberapa menu, yaitu menu aksara Lampung yang berisi pengertian dan penggunaan aksara Lampung. Kemudian, menu huruf induk yang berisi 20 huruf di dalam aksara Lampung dilengkapi ejaan dan audio (suara).

Lalu, menu angka yang berisi sembilan angka dengan ejaan dan suara. Selanjutnya, menu tanda baca yang berisi 14 tanda baca dalam aksara Lampung dilengkapi nama tanda baca, aksara, ejaan, contoh, dan audio. Terdapat pula menu evaluasi yang berisi soal pilihan ganda untuk mengevaluasi kemampuan user (pengguna), dan terakhir menu profil tentang pembuat aplikasi.

“Aplikasi ini memiliki ukuruan file yang kecil. Sehingga, tidak menggunakan ruang memori penyimpanan yang besar. Penggunaannya juga sangat sederhana sebagai media pembelajaran bagi pelajar, serta dapat diakses secara offline untuk digunakan kapan saja, dan di mana saja walaupun tanpa koneksi internet,” ujarnya.

Pria kelahiran 18 Februari 1995 itu berharap, aplikasi rancangannya dapat membantu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung dalam upaya melestarikan budaya, termasuk bahasa maupun aksara Lampung. “Saya menerapkan metode prototype dalam penelitian ini,serta menggunakan atom, google chrome dan MySQL sebagai database aplikasi Belajar Aksara Lampung. Mudah-mudahan aplikasi ini juga bermanfaat bagi pelajar, mahasiswa, dan masyarakat dalam mempelajari aksara Lampung,” kata dia.

Sementara itu, dosen pembimbing skripsi Indera mengapresiasi kreativitas Febrian dalam melakukan penelitian. Dia berharap, aplikasi tersebut dapat terus dikembangkan. Misalnya, desain tampilan yang lebih menarik, serta penambahan menu untuk me-review jawaban soal pada menu evaluasi, dan menu menulis aksara. “Perlu juga durasi dalam menjawab dan variasi soal. Sehingga, pengguna merasa lebih tertantang untuk mengerjakan, serta dapat mengetahui letak kesalahannya dalam menjawab soal,” ujar Indera.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

1.257 Mahasiswa KKN Itera Dilepas ke 82 Desa

JATIAGUNG, duajurai.co – Sebanyak 1.257 mahasiswa Institut Teknologi Sumatera (Itera) dari berbagai program studi akan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *