Soal Pemudik Asal Palembang Terkapar Kesakitan di Aspal, Kepala Bandara Radin Inten II Bantah Tak Ada Klinik Kesehatan


Klinik kesehatan Bandara Radin Inten II | Rudi Sabli/ duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pihak Bandar Udara (Bandara) Radin Inten II membantah mengenai tidak adanya klinik kesehatan untuk penumpang. Klinik kesehatan sudah tersedia di sana, bahkan selalu siaga dalam waktu 24 jam untuk melayani siapapun yang membutuhkan pertolongan medis.

“Kliniknya ada kok ngomong tak ada, gimana toh. Bahkan kami siaga 24 jam kok.  Dokter dan perawatnya juga selalu mobile. Setiap hari pilot-pilot juga diperiksa. Dokternya ada terus,” Kata Satimin, Kepala Bandara Radin Inten II saat dihubungi duajurai.co via telepon Minggu pagi, 2/6/2017.

Dia menjelaskan bahwa klinik tersebut bahkan disediakan oleh pihak kesehatan pelabuhan, bukan dari pihak bandara. Klinik yang letaknya bersebelahan dengan lokasi check in  itu juga merupakan fasilitas kesehatan yang memang selalu tersedia di bandara, tak hanya saat arus mudik.

“Klinik itu bukan dari kami, karena kami hanya menyiapkan untuk tempat saja. Dokternya juga ada tiga, dan perawatnya ada sekitar enam orang yang bertugas,” ujarnya.

Sebelumnya, kondisi memprihatinkan dialami penumpang asal Palembang, Sumatera Selatan, Indra Kusumajaya pada Sabtu petang, 1/7/2017. Indra yang hendak mudik pasca Lebaran ke Bandar Lampung kecewa barat dengan otoritas Bandara Raden Inten II. Ia merasa tidak mendapat layanan kesehatan secara optimal saat kolaps dan kesakitan ketika baru saja mendarat seusai menumpang pesawat Garuda Indonesia dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang.(*)

Baca: Tidak Ada Klinik Kesehatan di Bandara Raden Inten II, Pemudik Asal Palembang Terkapar Kesakitan di Aspal


Komentar

Komentar

Check Also

Kecelakaan Maut Tol Sumatra, Kristyowati Mau Pindah Sekolah ke Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Sebanyak empat orang tewas dalam kecelakaan di Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) Kilometer …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *