Pegiat Literasi Gelar Pesantren Kilat di Lamban Balak Lampung Selatan


PEGIAT literasi mengadakan pesantren kilat bagi anak-anak sekolah dasar di Lamban Balak, rumah peninggalan Pahlawan Nasional Raden Intan II, Kabupaten Lampung Selatan, beberapa waktu lalu. | Sugeng Hariyono/Pegiat Literasi

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Para pegiat literasi menggelar pesantren kilat untuk anak-anak sekolah dasar, beberap waktu lalu. Kegiatan yang merupakan rangkaian Safari Literasi itu berlangsung di Lamban Balak, rumah peninggalan Pahlawan Nasional Raden Intan II, Kabupaten Lampung Selatan.

“Pesantren kilat kali ini benar-benar kilat, padat, namun berisi. Anak-anak bukan saja belajar tentang arti, tapi juga memahami makna dan bagaimana seharusnya menjaga perilaku,” kata Nury Sybli, founder Rumah Baca Akar, dalam surat elektronik yang diterima duajurai.co.

Selain pelajaran agama dan mengaji, lanjut dia, peserta pesantren kilat juga diajarkan tentang sejarah Indonesia. “Mereka harus terus dikenalkan tentang ke Indonesiaan, tentang kebinekaan. Sebab, anak-anaklah pewaris negeri sesungguhnya,” ujar Nury.

Khaja Muda, salah satu pegiat literasi yang mengelola Rumah Akar Raja Baca, mengatakan, dalam pesantren kilat tersebut, anak-anak akan diajarkan mengenal sejarah masuknya Islam di Lampung Selatan. Materi itu disampaikan langsung Budiman Yakub, tokoh adat Keratuan Darah Putih. “Saya berharap, anak-anak ke depan tidak hanya pandai membaca Alquran, tetapi juga memahami isinya. Setidaknya pada bacaan salat lima waktu,” kata dia.

Menurutnya, penyelenggaraan pesantren kilat itu berangkat dari kerisauan yang terjadi di lingkugan Lamban Balak. Banyak orang hanya pandai mengucakan lafal, tetapi tidak mengerti isi yang terkandung. “Bukan saja anak-anak, banyak orang dewasa juga asal baca selesai, tapi isinya belum tentu mengerti. Dengan kegiatan kecil ini, mudah-mudahan bisa memperbaiki sedikit dari ibadahnya anak-anak,” ujar seniman teater itu.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Kasih Masukan, ICMI-Pemprov Lampung Gelar Focus Group Discussion

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Procinsi Lampung dan Ikatan Cendekiawan MusliM …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *