PUASA SANG DUAFA: Nafkahi Ibu-2 Keponakan, Penghasilan Muhsin Penjaja Mi Ayam Rp25 Ribu Sehari


Muhsin (kiri), penjaja mi ayam dan bakso, menerima santunan dari LAZIS NU Lampung, kemarin. | LAZIS NU Lampung

TANGGAMUS, duajurai.co – Hari itu, Muhsin (37) tetap bekerja. Ia berkeliling dengan sepeda motor menjual mi ayam dan bakso. Saban hari, pria lajang itu menyusuri Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus, menjajakan mi ayam dan bakso.

“Penghasilan saya sekitar Rp25 ribu per hari,” kata Muhsin kepada Tim LAZIS PWNU Lampung, kemarin.

Selain biaya hidup, hasil keringat Muhsin juga untuk menafkahi sang ibu dan dua keponakannya. Namun, belakangan ini, dagangan Muhsin sering tidak habis terjual. Karena itu, ia harus berpikir keras untuk menghidupi keluarga.(*)

Liputan ini merupakan kerja sama duajurai.co dengan NU Care dan LAZIS NU Provinsi Lampung. Setiap duafa yang menjadi narasumber mendapatkan santunan dari NU Care-LAZIS NU.

Laporan Tim LAZIS NU Lampung


Komentar

Komentar

Check Also

Tangani Covid-19, Nanang Minta Dinas Kesehatan Lamsel Fokus 3 Kecamatan

KALIANDA, duajurai.co – Bupati Nanang Ermanto meminta Dinas Kesehatan Lampung Selatan untuk berkonsentrasi di tiga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *