KELILING SURAU: Masjid Jami Asy-Syuhada, Tempat Kumpul Para Kiai


Masjid Jami Asy-Syuhada di Jalan Wolter Mongonsidi Nomor 50, Durian Payung, Kecamatan Tanjungkarang Pusat, Bandar Lampung. Foto dibidik pada Sabtu, 17/6/2017. | Rudi Sabli/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Masjid Jami Asy-Syuhada di Jalan Wolter Mongonsidi Nomor 50, Durian Payung, Kecamatan Tanjungkarang Pusat, Bandar Lampung, dahulunya merupakan tempat kumpul para kiai. Tempat sembahyang umat Islam tersebut berdiri pada 1815 silam.

“Dahulu, banyak kiai besar berasal dari dearah Tawa tinggal di sini. Mereka menetap dan mengajarkan banyak ilmu agama kepada masyarakat. Yang saya ingat hanya beberapa, yaitu Kiai Haji Ramid, Kiai Haji Abdul Fatah, dan Kiyai Jamsari,” kata Bukhari Islah, Pengurus Masjid Jami Asy-Syuhada, Sabtu, 17/6/2017.

Dia mengatakan, Masjid Jami Asy-Syuhada berdiri di atas tanah wakaf dari Haji Maskade. Hingga kini, masjid itu baru dua kali mengalami renovasi, dan terakhir pada 2000-an. “Masjid yang berukuran 20×15 meter ini dapat menampung jemaah sebanyak 700 orang,” ujarnya.

Bukhari menambahkan, Masjid Jami Asy-Syuhada memiliki mimbar khusus yang didatangkan dari Cirebon. Keberadaan mimbar tersebut menunjukkan bahwa masjid itu menganut mazhab Syafi’i. “Kami memakai mazhab Syafi’i dengan bentuk khusus khotib berupa mimpar, bukan sebuah podium,” kata dia.(*)

Laporan Rudi Sabli


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top