“SETITIK AIR” AHMAD JAJULI: Amalan Pembuka Pintu Surga


ILUSTRASI KEBAIKAN, anggota komunitas DGCI SKL membagikan takjil kepada pengendara, Minggu, 11/6/2017 | ist

H Ahmad Jajuli SIP MSi | Anggota DPD RI asal Lampung

SETIAP hamba Allah SWT pasti mendambakan untuk masuk surga ketika menjalani kehidupan keduanya. Namun tidaklah mudah untuk bisa memasuki surga yang banyak dirindukan itu. Orang yang bisa masuk surga sudah pasti orang yang selama hidupnya di dunia, selalu menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya dengan ikhlas dan sunguh-sungguh.

Banyak sekali jenis amalan yang bisa kita lakukan untuk membuka pintu surga. Baik amalan yang “besar” ataupun yang “ringan”. Namun belum tentu, apabila amalan yang dilakukan besar berarti kita akan mendapatkan pahala yang besar pula.

Terkadang amalan yang ringan justru memberikan pahala yang besar untuk kita dan bisa membuka pintu surga yang kita idam-idamkan itu. Pahala yang kita dapat seharusnya bukan dilihat dari seberapa besar amalan yang kita lakukan. Niat tulus, ikhlas dan hanya mengarapkan rida Allah yang menentukan pahala yang kita dapat.

Ada kisah seseorang yang diceritakan Rasulullah yang karena keikhlasannya memberi minum kepada binatang, menjadi penyebab diampuni dosa dan dimasukkan ke surga.

Amalan menyingkirkan gangguan dari jalan sepertinya hal yang sederhana, namun dengan keikhlasan, bukan tidak mungkin itu akan dicatat sebagai amalan kebaikan di sisi Allah. Dan hal ini bisa membantu kita untuk membuka pintu surga-Nya. Seperti yang Rasulullah sampaikan, “Barangsiapa menyingkirkan gangguan dari jalan kaum muslimin, maka akan dicatat untuknya satu kebaikan, maka ia akan masuk surga”.

Menjenguk orang sakit juga salah satu sebab kita mendapatkan surga Allah SWT. Rasulullah bersabda, “Barang siapa menjenguk orang sakit atau mengunjungi saudaranya karena Allah, maka malaikat berseru: ‘Engkau adalah orang yang baik, langkahmu adalah langkah yang baik, dan engkau telah mendapatkan suatu posisi di surga.’” HR Tirmidzi dari Abu Hurairah ra.

Sudah tidak asing lagi di telinga kita bahwa senyum sebagian dari ibadah. Dan tentunya dengan menebar senyuman dan salam kepada semua orang yang merupakan sebuah kebaikan telah dijanjikan ganjaran pahala dan surga oleh Allah.

Jadi, sebagai muslim sebaiknya harus mengembangkan sikap yang ramah, penuh senyuman dan keceriaan terhadap orang lain. “Kebaikan akhlak adalah keceriaan wajah dan menjauhi amarah.”

Allah sangat membenci gibah. Orang yang bergunjing tentang keburukan saudaranya sendiri, dianggap sama dengan memakan bangkai saudaranya sendiri. Saat ini memang banyak sekali orang yang melakukan gibah.

Padahal Allah telah menjanjikan ganjaran berupa surga bagi seseorang yang tidak melakukan gibah. Rasulullah bersabda: “Tidaklah seorang hamba menutup aib seorang hamba di dunia, melainkan Allah akan menutup aibnya pada hari kiamat.” HR Muslim.

Itu lah beberapa amalan yang ringan untuk membuka pintu surga. Meskipun terlihat ringan namun kita tetaplah harus memiliki niat yang benar untuk melakukannya. Semoga kita bisa melakukan amalan-amalan sederhana namun memiliki nilai yang besar ini.(*)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top