PUASA SANG DUAFA: Berpenghasilan Rp35 Ribu, Selamat Si Penjaja Kerupuk Ingin Punya Rumah


Selamat Suryadi (64), penjaja kerupuk, memperlihatkan amplop sedekah dari NU Care-LAZIS NU Lampung, Kamis, 15/6/2017. Tiap hari, ayah tiga anak itu berjalan sekitar 20 km sambil berpuasa. | Rudi Sabli/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Selamat Suryadi (64), penjaja kerupuk, sekitar enam tahun berjualan kerupuk secara keliling. Tiap hari, warga Jalan Aster, Enggal, Kota Bandar Lampung, itu jalan kaki sekitar 20 km menawarkan kerupuk.

“Saya banting tulang demi anak-anak, agar memiliki tempat tinggal yang layak. Sehingga, bisa berkumpul dengan nyaman,” kata Selamat saat ditemui di depan kantor pos, Jalan Ahmad Dahlan, Kamis, 15/6/2017.

Selamat memiliki tiga anak. Semuanya tinggal di Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran. Dua orang menumpang di rumah anak pertamanya yang telah menikah. “Di sana juga anak-anak tinggal di rumah sewaan. Saya bekerja selama enam tahun agar bisa memiliki rumah sendiri. Sebab, anak-anak mulai menginjak dewasa walaupun satu masih sekolah,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Selama mencari nafkah, tak melulu dagangannya laku. Kadang, kerupuk yang dia jajakan di jalanan Kota Tapis Berseri tidak terjual. “Ada saja momen di mana dagangan saya tidak laku. Namun, mau apa lagi, semua harus disyukuri. Saya percya bahwa rezeki sudah ada yang mengatur,” kata dia.(*)

Liputan ini merupakan kerja sama duajurai.co dengan NU Care dan LAZIS NU Provinsi Lampung. Setiap duafa yang menjadi narasumber mendapatkan santunan dari NU Care-LAZIS NU.

Baca juga PUASA SANG DUAFA: Jalan Kaki 20 Km, Selamat Si Pedagang Kerupuk Tetap Saum

Laporan Rudi Sabli


Komentar

Komentar

Check Also

Dewi Handajani-AM Syafi’i Dilantik Jadi Bupati dan Wabup Tanggamus

BANDARLAMPUNG, duajurai.co – Gubernur Lampung M Ridho Ficardo melantik Dewi Handajani-AM Syafi’i menjadi Bupati dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *