Laku saat Ramadan, Omzet Pedagang Durian di Bandar Lampung Rp5 Juta Sehari


Ilustrasi pedagang durian | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pedagang durian di Bandar Lampung meraup untung pada Bulan Ramadan, tahun ini. Buah berkulit tebal dan berduri itu diminati pembeli, sehingga omzet pedagang mencapai Rp5 juta per hari.

“Tidak pernah begini. Tahun lalu, nyari uang Rp300 ribu saja susah. Sekarang Alhamdulillah, ada saja rejeki. Dalam sehari omzet bisa Rp3 juta-Rp5 juta. Rencananya, mau buka juga malam Lebaran, dan saat Idulfitri,” kata Mas’ud (50), salah satu penjual durian di Jalan Tirtayasa, Sukabumi, Bandar Lampung, Rabu, 14/6/2017.

Warga Kaliasin, Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, itu mengatakan, pada tahun sebelumnya, belum pernah durian laku saat Ramadan. Padahal, musim durian tak jarang juga terjadi pada bulan puasa. “Durian ini dari Kota Agung, Lampung. Sudah musim sejak awal Mei lalu. Pada Juni ini semakin banjir saja buahnya. Baru tahun ini buah durian laku di bulan puasa. Dari awal puasa sampai sekarang, apalagi menjelang Lebaran mungkin akan makin meningkat lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Awi, warga Sukabumi, mengatakan, di Jalan Pangeran Tirtayasa terdapat sekitar 8-12 lapak penjual durian, setiap hari. Lapak tersebut selalu ramai pembeli pada malam hari. Selain murah, kualitas durian juga relatif terjamin. Bahkan, pedagang di kawasan tersebut menggratiskan durian bila tidak manis.

“Setiap malam pasti ramai. Jadi, pasar durian (di sini). Harga murah meriah. Kualitas dijamin, kalau tidak manis jangan dibayar. Garansi kualitas dari para padagang di Jalan Pangeran Tirtayasa ini,” kata dia.(*)

Baca juga Fenomena Pasar Durian Dadakan di Bandar Lampung saat Ramadan

Laporan Imelda Astari


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top