Fenomena Pasar Durian Dadakan di Bandar Lampung saat Ramadan


Mas’ud (50), salah satu penjual durian di Jalan Tirtayasa, Kecamatan Sukabumi, Kota Bandar Lampung, sedang menunggu pembeli pada Rabu, 14/6/2017. Belakangan ini, sejumlah titik di Kota Tapis Berseri menjadi pasar durian dadakan, tiap malam. | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Belakangan ini, sejumlah titik di Bandar Lampung kerap ramai pedagang durian, saban malam. Sehingga, tampak seperti pasar dadakan saat Bulan Ramadan.

Pantauan duajurai.co pada Rabu, 14/6/2017, beberapa titik di Kota Tapis Berseri yang banyak ditemui pedagang durian, di antaranya Jalan Pangeran Tirtayasa, dekat Mal Giant di Jalan Pangeran Antasari, lalu di Jalan Sultan Agung, Way Halim. Kemudian, Jalan Wolter Monginsidi dekat Hotel Emersia, Jalan Teuku Umar, dan Jalan ZA Pagaralam.

Awi, warga Sukabumi, mengatakan, di Jalan Pangeran Tirtayasa terdapat sekitar 8-12 lapak penjual durian, setiap hari. Lapak tersebut selalu ramai pembeli pada malam hari. Selain murah, kualitas durian juga relatif terjamin. Bahkan, pedagang di kawasan tersebut menggratiskan durian bila tidak manis.

“Setiap malam pasti ramai. Jadi, pasar durian (di sini). Harga murah meriah. Kualitas dijamin, kalau tidak manis jangan dibayar. Garansi kualitas dari para padagang di Jalan Pangeran Tirtayasa ini,” kata dia.

Secara terpisah, Mas’ud (50), salah satu penjual durian di Jalan Tirtayasa, menyatakan, durian yang dijual para pedagang merupakan durian Kota Agung, Lampung. Buah yang berkulit tebal dan berduri itu mulai musim sejak awal Mei lalu. “Baru tahun ini durian laku di bulan puasa. Dari awal puasa sampai sekarang, apalagi menjelang Lebaran mungkin akan makin meningkat lagi (pembeli),” ujarnya.(*)

Laporan Imelda Astari


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top