PUASA SANG DUAFA: Keringat Nenek Supiah, Pemulung Berpenghasilan Rp15 Ribu Ingin Mudik ke Jawa


Nenek Supiah | Rudi Sabli/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Sinar mentari terasa terik di Jalan Gele Harun, Rawa Laut, Bandar Lampung, Senin, 12/6/2017. Aspal terasa panas bila diinjak dengan kaki telanjang.

Seorang perempuan ubanan melintas sambil memanggul karung. Isinya, barang-barang bekas. Ia pakai sandal jepit. Di atas kepalanya bertengger topi warna merah. Perempuan yang terlihat nenek-nenek itu bernama Supiah (75). Warga Tanjung Agung, Kota Baru, Kecamatan Tanjungkarang Timur, itu sudah empat tahun menjadi pemulung. “Sebelumnya, saya bekerja sebagai buruh cuci pakaian dan penyetrika,” ujarnya.

Supiah menempati sebuah kontrakan di Tanjung Agung. Ia tinggal dengan anaknya yang laki-laki. Namun, hanya Supiah yang banting tulang. Sang anak tidak membantunya untuk memenuhi biaya hidup sehari-hari. “Anak saya suka melawan dan marah-marah apabila diberitahu yang baik. Padahal, saya menasihati demi kebaikannya,” kata Supiah sambil melamun.

Perempuan yang menjanda 18 tahun itu mulai memulung selepas salat subuh. Ia menyusuri jalanan Kota Tapis Berseri untuk mengumpulkan rongsok hingga menjelang magrib. Dalam satu hari, hasil keringat Supiah yang tetap berpuasa itu sekitar Rp15 ribu-Rp35 ribu. “Uang sebegitu hanya cukup untuk makan dan keperluan sehari-hari. Bahkan, terkadang kurang (untuk biaya hidup),” ujarnya seraya termenung.

Meski begitu, Supiah tetap berusaha menabung. Ia ingin mudik ke Jawa pada Idulfitri tahun ini. Kendati penghasilannya tidak banyak selama Ramadan, namun Supiah selalu bersyukur. “Saya lagi menabung untuk mudik Lebaran. Semoga ada rezeki setiap memulung, jadi saya bisa pulang kampung menjelang Idulfitri,” ucap Supiah.(*)

Laporan Rudi Sabli


Komentar

Komentar

Check Also

YKWS-Pemprov Lampung Gelar Learning Event Soal Sanitasi

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Yayasan Konservasi Way Seputih (YKWS), SNV, dan Mitra Bentala bekerja sama dengan Pemerintah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *