Adu Mulut dengan Pedagang, Polsek Tanjungkarang Barat Sita 320 Butir Mercon


KAPOLSEK Tanjungkarang Barat Komisaris Harto Agung Cahyono sedang memeriksa petasan saat razia di Jalan Imam Bonjol, Bandar Lampung, menjelang Lebaran pada Rabu petang, 7/6/2017. Pada razia tersebut, Polsek Tanjungkarang Barat menyita sebanyak 320 butir mercon. | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Polsek Tanjungkarang Barat menyita 320 butir mercon dari dua pedagang di Jalan Imam Bonjol, Bandar Lampung, Rabu, 7/6/2017. Penyitaan itu berlangsung dalam razia menjelang Lebaran.

Saat razia, polisi sempat ada adu mulut dengan pedagang. Salah seorang pedagang berkeras bahwa barang yang dijualnya adalah kembang api. Namun, polisi curiga, lalu membakar sumbu yang disebut kembang api itu. Benar saja, dalam hitungan detik, terjadi ledakan yang suaranya membuat kaget warga setempat. Atas dasar itu, polisi kemudian menyita beberapa kotak petasan.

Kapolsek Tanjungkarang Barat Komisaris Harto Agung Cahyono mengatakan, pihaknya menyita dua merek dalam razia tersebut. Keduanya, petasan merek Suit Tar dan Tikus Tanah. Setiap satu kotak berisi 20 pcs petasan. “Sebanyak lima pedagang yang kami datangi, dua di antaranya ada yang masih menjual petasan. Modusnya, dibuat sedemikian rupa, agar tak kentara seperti petasan. Setelah dites dengan sumbunya dibakar, ternyata menimbulkan ledakan dalam beberapa detik. Sehingga, sebanyak 320 pcs mercon kami sita,” kata dia usai razia.

Dia melanjutkan, pihaknya tidak menyita secara keseluruhan mercon yang dijual pedagang. Anggota Polsek Tanjungkarang Barat sengaja menyisakan untuk dipegang oleh penjual, sebagai barang tanda (sampel). “Biar pedagang tahu bahwa barang itu dilarang dijual karena membahayakan. Kalau mereka punya bos, bisa mereka juga sampaikan ke bosnya untuk tidak lagi menjual barang itu. Kami juga memberikan edukasi kepada para pedagang,” ujarnya.

Harto mengimbau masyarakat agar selalu mengawasi dan memberikan pendampingan terhadap anak-anak agar tidak bermain petasan/mercon. Sebab, sudah banyak kasus anak-anak yang celaka akibat petasan. “Kami juga mengimbau para penjual agar selektif dalam memilih barang dagangan. Jangan sampai yang dijualnya itu membahayakan orang lain,” kata dia.(*)

Baca juga Jelang Lebaran, Polsek Tanjungkarang Barat Razia Petasan di Jalan Imam Bonjol

Laporan Imelda Astari


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top