KELILING SURAU: Ketika Perempuan Berpakaian Minim Lalu-Lalang di Masjid Nurul Taqwa Eks Lokalisasi Panjang


Masjid Nurul Taqwa di Jalan Teluk Ambon, Gang Rajawali, Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung. Foto dibidik pada Sabtu, 3/6/2017. | Rudi Sabli/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Masjid itu dua lantai. Temboknya berwarna kehijauan. Sebagian dinding luar masjid terbuat dari keramik.

Siang itu, Masjid Nurul Taqwa di Jalan Teluk Ambon, Gang Rajawali, Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung, tampak sepi jemaah. Masjid ini relatif dekat dengan eks lokalisasi Pemandangan. Tak jarang perempuan berpakaian seksi lalu-lalang di depan masjid.

H Ujang Safaat, Ketua Masjid Nurul Taqwa, mengatakan, jemaah masjid banyak dari tempat eks lokalisasi. Mereka merupakan warga yang tinggal di kawasan tersebut. “Tak jarang wanita dengan pakaian minim (berpakaian seksi) lalu-lalang di sekitar masjid saat salat tarawih, dan pada waktu tertentu. Sehingga, mengganggu kekhusyukan para jemaah yang ingin ibadah,” kata dia di Masjid Nurul Taqwa, Sabtu, 3/6/2017.

Terkait praktik prostitusi di kawasan tersebut, Ujang menyatakan, pihaknya sudah menyampaikan imbauan agar menghentikan aktivitas seksual, khususnya pada Bulan Ramadan. Namun, masih saja terjadi aktivitas terlarang itu. Pihaknya berharap, pemerintah setempat dapat menertibkan praktik prostitusi di eks lokalisasi Pemandangan.

“Kami sudah tidak sangup lagi. Kami selaku masyarakat sudah melakukan sebisa kami. Seharusnya, ini tugas pemerintah. Tidak ada tindakan aparat, bahkan mereka tetap beroperasi pada Bulan Ramadan,” ujarnya.(*)

Laporan Rudi Sabli


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top