“SETITIK AIR” AHMAD JAJULI: Agar Puasa Tak Sekadar Dahaga


SEJUMLAH warga sedang salat dan bertadarus di Masjid Achmad Sarbini, Jalan HOS Cokroaminto Nomor 53, Enggal, Bandar Lampung | Rudi Sabli/duajurai.co

Oleh H Ahmad Jajuli SIP MSi | Anggota DPD RI asal Lampung

“Berapa banyak orang yang puasa namun dia tidak mendapatkan apa pun dari puasanya kecuali lapar dan dahaga” (HR Nasa’i dan Ibnu Majah).

Bagi orang yang berpuasa, menahan diri dari makan dan minum sejak terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari adalah perjuangan besar. Diawali dengan waktu sahur pada pagi buta, kemudian pada siang hari menahan lapar di perut dan dahaga di tenggorokan. Ditambah dengan harus bersabar dan menunggu waktu hingga berbuka.

Sungguh puasa adalah perjuangan yang luar biasa. Namun, hadis di atas membuat kita tercengang karena rasa lapar tak lantas berbuah pahala begitu saja. Terpana, karena dahaga berakhir sia-sia.

Puasa hakikatnya adalah sarana untuk menjadikan manusia sebagai pribadi muslim yang bertakwa kepada Allah SWT. Menahan dahaga dan lapar adalah salah satu pintu masuk untuk memperoleh pahala berpuasa dari Allah SWT. Karena Rasulullah SAW menyampaikan dalam hadis Qudsi,”’Sesungguhnya seluruh amal anak Adam itu untuk diri mereka sendiri, kecuali puasa. Puasa itu untuk-Ku, dan Aku lah yang akan membalasnya.”

Namun, bila dalam menjalankan ibadah yang begitu berharga ini kita tidak beribadah dengan ikhlas, masih membicarakan keburukan orang lain, mengumpat, mencela, atau berkata kotor, dan melakukan tindakan buruk lainnya, maka sayang sekali, puasa yang dijalankan hanya beroleh dahaga dan lapar. Ttidak memperoleh pahala berpuasa yang berlipat.

“Amal itu tergantung niatnya, dan seseorang hanya mendapatkan sesuai niatnya….” (HR Bukhari, Muslim, dan empat imam ahli hadis).

Karena segala amal perbuatan kita tergantung niatnya, maka mari kita perbaiki niat kita dalam berpuasa. Dengan begitu, puasa yang dijalankan benar-benar merupakan perwujudan ketakwaan kita kepada Allah SWT.

Tidak ada kata terlambat untuk memperbaiki niat kita dalam beribadah. Semoga puasa yang dijalankan benar-benar menjadi perwujudan muslim yang beriman dan bertakwa.(*)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top