PUASA SANG DUAFA: Selamet, Usia 90 Tahun Keliling Bandar Lampung Dagang Balon Sambil Puasa


Selamet, kakek 90 tahun yang bekerja sebagai pedagang balon keliling di Bandar Lampung | Rudi Sabli/ duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Keriput di  wajah Selamet (90) cukup menceritakan perjalanan panjangnya menjalani pahit manis kehidupan. Hari kedua di bulan Ramadan ini, langkah gontainya terhenti di lapangan merah enggal, Bandar Lampung.

Melihat keramian pedagang dan pemburu takjil, Selamet tertegun sebentar. Kemudian ia mulai mencari posisi yang pas agar dagangannya dilirik anak-anak. Tubuh ringkihnya tak mampu lagi menyeruak ke tengah kerumunan orang di sana. Ia hanya berdiri di salah satu sudut lapangan.

Selamet merupakan warga Lungsir, RT 23, Kelurahan Sumurbatu, Kecamatan Telukbetung Utara, Bandar Lampung. Dia mengaku menggeluti pekerjaannya itu sejak 1998 silam. Masih kuat diingatannya, kala itu berbarengan Soeharto selaku presiden kedua Republik Indonesia mengundurkan diri dari jabatannya. Saat itu pula, Selamet yang bekerja sebagai sopir beralih profesi menjadi tukang balon keliling.

“Jadi saya jadi pedagang balon keliling ini sejak era reformasi. Jamannya Soeharto lengser,” kata Selamet saat ditemui duajurai.co Minggu sore, 28/5/2017.

Pada bulan puasa seperti ini, kakek Selamet mulai berjualan dari pukul 12 siang hingga menjelang Magrib. Dia berkeliling berjalan kaki dari satu tempat ke tempat lainnya untuk mengais rezeki. Menurutnya, profesi yang ia jalani sudah lebih dari cukup untuk membuatnya bersyukur.

“Walaupun penghasilannya gak menentu, kadang dapat Rp10 ribu sehari. Tapi alhamdulillah bisa untuk kehidupan sehari-hari. Kadang juga diusahain disimpan untuk ngasih cucu kalau lagi datang ke rumah,”ujarnya.(*)

Liputan ini merupakan kerja sama duajurai.co dengan NU Care dan LAZIS NU Provinsi Lampung. Setiap duafa yang menjadi narasumber mendapatkan santunan dari NU Care-LAZIS NU.

Laporan Rudi Sabli


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top