Tim Sahabat Herman Bantah Janjikan Uang Transport Rp100 ribu untuk Pendukung


Rakhmat Husein | Akun Facebook Rakhmat Husein

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Tim Sahabat Herman membantah menjanjikan uang transport kepada pendukung yang hadir pada acara deklarasi Sahabat Herman yang berlangsung di lapangan pemandian air panas Natar, Lampung Selatan, Kamis siang, 25/5/2017.

Rakhmat Husein DC, Tim Sahabat Herman mengatakan, pihaknya justru sangat terharu dan merasa bangga karena ribuan orang mau datang ke acara deklarasi meskipun tidak dibiayai oleh panitia.

“Bohong itu kalau janji uang transport. Kalau kehabisan makan siang memang benar, karena ada kesalahan teknis pada panitia yang membagikan nasi. Tapi kalau uang transport itu tidak ada sama sekali yang menjanjikan,” kata Rakhmat Husein saat dihubungi duajurai.co Kamis malam.

Baca: Sejumlah Warga Kecewa Tak Dapat Makan Siang dan Uang Transport Rp100 ribu dari Panitia Deklarasi Sahabat Herman

Seluruh pendukung yang hadir dinyatakan murni karena keinginan mereka sendiri dan Sahabat Herman tidak mengeluarkan biaya transportasi sama sekali untuk mereka.

“Bahkan hal itu jadi materi pidato saya tadi di sana. Saya hampir menangis bilang, bahwa saya bangga karena mereka datang ke sini semangat dengan ongkos sendiri. Jadi tak ada yang menjanjikan ongkos itu,” tegasnya.

Pria yang akrab disapa Husein itu menjelaskan, bahwa dari awal panitia dan peserta sudah berkomitmen tidak ada ongkos transportasi yang digelontorkan tim Sahabat Herman.

“Saat sesi tanya jawab tadi mereka bahkan antusias menyatakan asal daerahnya, ada yang datang dari Bratasena, Pringsewu dan lainnya datang dengan sukarela untuk mendukung Herman. Bahkan dari Pesisir Barat tak jadi datang karena tak ada yang kasih ongkos sewa mobil,” bebernya.

Sebelumnya, sejumlah masyarakat yang hadir pada acara deklarasi Sahabat Herman merasa kecewa karena tidak mendapatkan santap siang dan uang transportasi sebesar Rp100 ribu yang dijanjikan panitia. Muksin (49), warga Lampung Timur, mengatakan, dirinya hadir dalam launching sahabat Herman karena dapat pemberitahuan dari ketua RT tentang adanya acara tersebut. Sebelum berangkat ke Natar, terlebih dahulu dirinya dan beberapa warga lain diminta mengumpulkan foto copy Kartu Tanda Penduduk.(*)

Laporan Imelda Astari


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top